BREAKING NEWS
 

Puncak Hari Guru Nasional: Komitmen Negara Meningkatkan Kesejahteraan Guru

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Selasa, 3 Desember 2024 20:48 WIB
Nazihah, Alumni Program Master of Art, Religious Education, Marmara University, Istanbul, Turkiye sekaligus Ketua Tanfidziyah PCINU Turkiye Periode 2022-2024. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Guru seringkali menjadi sosok teladan (role model) bagi peserta didik karena semangat dan ketulusannya dalam mendidik. Namun, dalam upaya mendidik peserta didik dan membentuk masa depan peserta didiknya, guru seringkali menghadapi berbagai tantangan.

Adsense

Pada tahun 2023, UNESCO melaporkan bahwa salah satu tantangan terberat seorang guru dalam menjalankan tugas mulianya adalah krisis kompetensi profesional. Kurangnya pelatihan guru telah mempengaruhi kualitas proses pembelajaran dan minat terhadap profesi guru.

Selain daripada itu, tugas profesional bahkan tugas moral seorang guru seringkali berpengaruh pada kesehatan mental dan well-being. Akhir-akhir ini banyak terjadi fenomena krisis kepercayaan terhadap guru yang mengarah pada perasaan seorang guru yang penuh tekanan dan ancaman dalam melaksanakan tugas profesinya.

Oleh karena itu, kepercayaan serta berbagai bentuk apresiasi dari peserta didik, sekolah dan orang tua peserta didik termasuk keberhasilan seorang peserta didik diyakini dapat mengurangi kemungkinan terganggunya rasa aman dan kesehatan mental guru.

Baca juga : Hari Relawan Internasional, Indonesia CARE Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Perayaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam mencerdaskan bangsa menjadi penting sebagai upaya merawat rasa bangga terhadap profesi guru sekaligus bukti kepedulian terhadap guru.

Peluncuran Bulan Guru Nasional Oleh Kemdikdasmen Guru telah memiliki hari perayaan atas dedikasinya yang diperingati setiap tanggal 25 November. Berangkat dari semangat dan dedikasi para guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) meluncurkan Bulan Guru Nasional pada tanggal 1 November 2024, di SDN 59 Palembang.

Inisiatif ini adalah bentuk apresiasi terhadap para guru di seluruh Indonesia yang telah mendedikasikan dirinya untuk melahirkan pendidikan bermutu. Pada hari peluncurannya sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Bulan Guru Nasional diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap profesi guru dengan slogan "Guru Hebat, Indonesia Kuat".

Perhatian terhadap guru menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi para guru. Dalam upaya memenuhi hak-hak guru, Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menjadi landasan penting, termasuk di dalamnya hak perlindungan bagi para guru yang akhir-akhir ini menjadi salah satu kegelisahan dunia pendidikan.

Baca juga : Ketua MPR Apresiasi Komitmen Prabowo Di Dunia Pendidikan Indonesia

Komitmen Kemdikdasmen Melalui Peluncuran Bulan Guru Nasional Peningkatan kualitas guru sebagai agen pembelajaran dan pencerdasan bangsa menjadi prioritas utama. Peran guru yang tidak dapat digantikan oleh perkembangan teknologi, termasuk kecanggihan kecerdasan buatan menjadi alasan kuat untuk terus meningkatkan kualitas mereka.

Komitmen Kemdikdasmen dalam hal ini mencakup sertifikasi guru untuk memenuhi standar empat kompetensi guru (pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional). Kemdikdasmen meyakini bahwa peningkatan kompetensi melalui pelatihan profesi guru yang ditingkatkan dalam berbagai macam kompetensi, termasuk pemberian tambahan materi pendidikan konseling sebagai bentuk kesadaran pentingnya kesehatan mental guru dan pemberian pendidikan nilai akan memperkuat kualitas guru.

Dalam rangka mencapai lebih banyak sertifikasi guru dan memenuhi standar kompetensi guru, berbagai macam pelatihan terkait telah direncanakan untuk dapat diikuti oleh guru dalam lingkup nasional. Hal yang terpenting berkaitan dengan kedua upaya tersebut adalah peningkatan kesejahteraan guru.

Salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan guru yang akan diupayakan oleh Kemdikdasmen adalah melanjutkan program pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan penambahan gaji guru.

Baca juga : Cak Imin: Naikkan Gaji, Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Hal ini dikarenakan kesejahteraan guru berkorelasi langsung dengan kualitas dan dedikasi mereka dalam menunaikan tugas profesionalnya. Dengan upaya tersebut, kualitas pembelajaran diharapkan meningkat dan dapat mengakselerasi Indonesia sebagai negara yang kuat dan berdaulat.

Pada peluncuran Bulan Guru Nasional, Abdul Mu’ti juga menegaskan dedikasi guru pendidikan dasar. Kemdikdasmen berkomitmen untuk berinvestasi pada tingkat pendidikan dasar sebagai akar pendidikan yang menjadi katalisator penentu kemajuan mutu pendidikan nasional.

Program wajib belajar 13 tahun, yang dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), menjadi sangat krusial dalam mewujudkan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, sehingga salah satu bentuk investasinya adalah kesejahteraan dan kualitas guru PAUD. Program ini sejalan dengan tagline kementerian, "Pendidikan Bermutu untuk Semua," yang merupakan pengejawantahan dari amanat UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Penulis adalah Nazihah, Alumni Program Master of Art, Religious Education, Marmara University, Istanbul, Turkiye sekaligus Ketua Tanfidziyah PCINU Turkiye Periode 2022-2024

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense