RM.id Rakyat Merdeka - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menjadi tuan rumah kunjungan resmi Menteri Pendidikan Filipina, Juan Edgardo Manalang Angara, yang juga menjabat sebagai Presiden Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Council. Kunjungan ini memperkuat posisi FKUI sebagai pusat kolaborasi pendidikan kedokteran di kawasan Asia Tenggara.
Menteri Angara didampingi oleh Director of SEAMEO Secretariat Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim dan sejumlah delegasi dari negara anggota SEAMEO. Kunjungan dimulai dengan penyambutan hangat oleh Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, dan Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU. Hadir pula Sekjen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI Ir. Suharti, M.A., Ph.D, serta Wakil Rektor UI Bidang Riset dan Inovasi Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si.
Baca juga : Aktivis Pendidikan Nilai Positif Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA
Dalam sambutannya, Rektor UI menyoroti peran penting SEAMEO Regional Center for Food and Nutrition (RECFON), yang berada di bawah naungan UI, dalam mendukung pengembangan riset di bidang gizi. RECFON tercatat menghasilkan lebih dari 110 publikasi ilmiah dan 50 lebih Hak Kekayaan Intelektual sejak 2018.
Delegasi diajak meninjau berbagai fasilitas pendidikan dan riset di Kampus FKUI Salemba. Dekan FKUI Prof. Ari Fahrial Syam memperkenalkan nilai historis kampus sebagai simbol kelahiran pendidikan kedokteran modern di Indonesia. Rombongan juga mengunjungi Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), iMuseum IMERI, serta lorong penghubung FKUI–RSCM, menegaskan eratnya integrasi antara pendidikan dan layanan kesehatan.
Baca juga : Top! UIN Walisongo Buka Fakultas Kedokteran Berbasis Riset Dan Kurikulum Cinta
Kegiatan dilanjutkan ke kantor SEAMEO RECFON, di mana para delegasi diterima oleh Direktur Dr. dr. Herqutanto, M.P.H., M.A.R.S. Mereka meninjau program unggulan dan riset terbaru dari tujuh SEAMEO Centres di Indonesia melalui pameran yang diselenggarakan khusus.
Menteri Angara memberikan apresiasi tinggi kepada FKUI atas peran strategisnya dalam mendukung kemajuan pendidikan kedokteran di kawasan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi regional untuk menjawab tantangan kesehatan global secara bersama.
Baca juga : Berantas Penyelundupan, Hukum Berat Yang Terlibat
Prof. Ari Fahrial Syam menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Filipina, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di kawasan ASEAN. Ia juga menggarisbawahi pentingnya peran ASEAN Medical Schools Network, di mana ia pernah menjabat sebagai Presiden pada periode 2018–2020.
Kunjungan ini menjadi simbol nyata komitmen bersama untuk memperkuat diplomasi pendidikan, memperluas jejaring akademik, dan mendorong sinergi antarnegara dalam menjawab tantangan kesehatan masa depan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.