RM.id Rakyat Merdeka - Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menyelenggarakan rangkaian kegiatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2025 yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 28-30 April 2025 di The Energy Building, Jakarta.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan PR Konsorsium Penabulu, serta mendapat dukungan dari Medco Foundation dan Kementerian Kesehatan ini bertujuan untuk mengeliminasi suspek TBC di Indonesia.
Dewan Pengurus Stop TB Partnership Indonesia, Muhammad Hanif dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor.
Baca juga : India & Pakistan Diminta Cari Solusi Lewat Dialog
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat penting untuk menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi para pejuang TB dan pemerjuang TB," kata Hanif, dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).
Menurut Hanif, penanggulangan TBC bukan tugas yang bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Kolaborasi multi pihak terutama dengan komunitas lokal yang berinteraksi langsung dengan orang yang terdampak TBC adalah kunci untuk mempercepat eliminasi.
"Mereka adalah ujung tombak dalam deteksi dini, pendampingan pengobatan, dan penguatan edukasi masyarakat. Dengan bekerja bersama, kita bisa mengubah narasi TBC dari tantangan menjadi kemenangan," tambahnya.
Baca juga : Misteri Larangan Berhubungan Seks Saat Nifas
Di kesempatan sama, Direktur Eksekutif STPI Henry Diatmo menyatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang refleksi, melainkan juga ajakan nyata untuk bertindak.
Henry berharap, kegiatan ini dapat menjadi titik tolak baru untuk memperkuat kemitraan dan komitmen dalam menanggulangi TBC. "Sehingga Indonesia menjadi lebih sehat dan bebas dari tuberkulosis," ucap Henry.
Sekadar infomasi, Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen nyata dalam upaya mendegradasi kasus TBC. Pada awal 2025, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penanggulangan TBC menjadi salah satu program prioritas “quick win”, termasuk dengan peningkatan alokasi anggaran untuk layanan kesehatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.