BREAKING NEWS
 

Tanoto Foundation Cetak Aktor Pembangunan untuk Akselerasi SDM Indonesia

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 2 September 2025 10:12 WIB
Anggota Dewan Wali Amanat Tanoto Foundation, Belinda Tanoto (layar kiri), Country Head, Tanoto Foundation Indonesia, Inge Kusuma dan Head of Leadership Development and Scholarship Tanoto Foundation, Yosea Kurnianto (tengah), serta CEO Tanoto Foundation, Benny Lee (layar kanan), berfoto bersama Tanoto Foundation Fellows Cohort 2024 dan 2025.

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan laporan Human Capital Index (HCI) Bank Dunia tahun 2020, skor Indonesia hanya 0,54.

Artinya, seorang anak yang lahir di Indonesia saat ini diperkirakan hanya dapat mencapai 54 persen dari potensi produktivitasnya pada kondisi ideal.

Angka ini jauh di bawah negara-negara lain di Asia. Sebagai perbandingan, Thailand mencatat skor 0,61 dan Malaysia 0,62.

Hal ini menandakan masih ada kesenjangan mendasar seperti kualitas pendidikan dasar yang belum merata, gizi anak rendah, serta keterbatasan sistem kesehatan.

Bila dibiarkan, anak-anak Indonesia berisiko kehilangan potensi besar dalam keterampilan, kesehatan, dan produktivitas, sehingga sulit mengejar bonus demografi dan berisiko tertinggal dalam persaingan global.

Baca juga : Komitmen BPDP Dukung Pengembangan UKMK Sawit Indonesia

Pemerintah melalui Visi Indonesia Emas menargetkan peningkatan signifikan kualitas modal manusia agar pada 2045 generasi muda Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara berpendapatan tinggi.

Target HCI pada 2045 adalah 0,73, yang hanya bisa dicapai lewat investasi jangka panjang dan strategi terobosan.

Berdasarkan hal ini, Tanoto Foundation, organisasi filantropi independen di bidang pendidikan yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada 1981, meluncurkan Tanoto Foundation Fellowship Program pada 2024.

Program ini mempersiapkan generasi muda menjadi pemimpin perubahan di bidang pendidikan dan sektor pembangunan lainnya.

Adsense

Dari ribuan pendaftar, sembilan orang terpilih menjadi Tanoto Fellows angkatan pertama dan resmi diluluskan pada 28 Agustus 2025.

Baca juga : Tito Minta Pemda Manfaatkan BTT Untuk Tekan Inflasi

Mereka selama setahun terjun di program Tanoto Foundation, mulai dari pengembangan PAUD, peningkatan literasi-numerasi siswa SD dan SMP, hingga peningkatan soft-skill pendidikan tinggi di tiga daerah mitra, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Kalimantan.

“Melalui Fellowship ini, kami ingin menumbuhkan generasi pemimpin baru yang tidak hanya punya kapabilitas, tetapi juga tujuan kuat, memahami isu akar rumput, dan melayani komunitasnya,” ujar Belinda Tanoto, Anggota Dewan Wali Amanat Tanoto Foundation.

Pada kesempatan sama, Tanoto Foundation juga mengukuhkan 10 Tanoto Fellows angkatan 2025 (angkatan kedua) dari lebih 1.300 pendaftar.

Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai konservasionis laut asal Papua, peneliti ekonomi-politik di London, hingga pendiri inisiatif sosial dan lingkungan di Indonesia.

Para fellows akan ditempatkan di 4 provinsi: Sumatra Utara, Riau, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur. 

Baca juga : Bamsoet: Kepemimpinan Generasi Muda Tentukan Daya Tahan Indonesia

Acara Graduation & Inauguration bertajuk “Legacy in Motion: Celebrating the Tanoto Foundation Fellowship Journey” digelar di Tanoto Foundation Impact Gallery, Jakarta, dengan hadirnya mitra pembangunan dan pemerintah, termasuk Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Presiden Direktur Amartha Foundation Aria Widyanto.

Amalia menekankan pentingnya keputusan berbasis data, sementara Aria berpesan agar para fellows tak lupa membangun desa asal mereka.

Program ini mengusung metode experiential learning dengan lima tahap: orientasi, pengenalan ekosistem, mendesain inisiatif, implementasi, dan refleksi.

Fellows juga mendapat leadership camp, 1-on-1 coaching, mentoring, serta ruang refleksi. Alumni akan tergabung dalam Tanoto Fellows Network untuk pembelajaran sepanjang hayat.

“Tanoto Fellows adalah warisan yang terus bergerak dan hidup dalam setiap langkahnya,” tutup Belinda.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense