Dark/Light Mode

Energi Terbarukan Jadi Sektor Paling Menarik untuk Investasi Asing di 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 15:02 WIB
Foto: Dwi Pambudo/RM.
Foto: Dwi Pambudo/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor energi terbarukan, komunikasi, dan semikonduktor diprediksi menjadi prospek yang menarik untuk foreign direct investment (FDI) alias investasi asing di 2025.

Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi di Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Asmoro mengatakan ketiga sektor tersebut menjadi salah satu investasi yang cukup besar secara global.

Selain itu, sektor otomotif dan turunannya juga masih menarik untuk investasi asing.

Baca juga : Pertamina Ajak Jurnalis Sumbagsel Berpartisipasi Di AJP 2025

“Industri otomotif memang mengalami perlambatan. Tetapi harapannya ke depan dengan masifnya industri EV, investasi akan meningkat karena pasar di Indonesia cukup besar,” katanya.

Selain itu, beberapa sektor non-renewable energy seperti baru bara, minyak dan gas bumi juga masih cukup besar.

Andry melihat investasi di sektor ini bisa mendorong target pemerintah terkait ketahanan energi, pangan, dan hilirisasi.

Baca juga : Realisasi Investasi Energi Gaspol Jadi Rp 225,79 T

Mengacu pada data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi, total investasi di sektor hilirisasi mencapai Rp 280,8 triliun atau naik 54,8 persen secara tahunan pada semester I/2025. Sektor ini berkontribusi sekitar 29,8 persen dari total investasi di paruh pertama tahun ini.

Adapun rinciannya, investasi di sektor mineral mencapai Rp193,8 triliun, perkebunan dan kehutanan sebesar Rp 67,4 triliun, nikel mencapai Rp 94,1 triliun, tembaga (Rp 40 triliun), bauksit (Rp 27,7 triliun), minyak dan gas bumi (Rp 17,3 triliun), perikanan dan kelautan (Rp 2,3 triliun).

“Perlu didorong adalah bagaimana kita bisa meningkatkan porsi investasi, khususnya investasi asing yang membawa modal yang cukup besar itu bisa berinvestasi di sektor-sektor ini,” ungkapnya. 

Baca juga : AION UT Jadi Mobil Listrik Paling Banyak Dipesan dan Dicoba Di GIIAS 2025

Andry menuturkan kita tidak hanya harus berfokus pada bagaimana menarik investasi asing. Namun, juga bagaimana bisa meningkatkan investasi yang sudah ada agar menambah lini produksinya di dalam negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.