BREAKING NEWS
 

Kemendikdasmen Di Bawah Abdul Muti, Membaca 1 Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Selasa, 21 Oktober 2025 09:03 WIB
Pemerhati Kebijakan Pendidikan dan Alumnus Doktor Jurusan Education Leadership and Management, Southwest University China, Nabila Ghassani. Foto: Dok Nabila Ghassani

RM.id  Rakyat Merdeka - Satu tahun sudah Kabinet Prabowo-Gibran bekerja. Dan di antara sederet kementerian yang dievaluasi publik, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi salah satu yang paling konsisten mempertahankan performa tinggi.

Di bawah kepemimpinan Menteri Abdul Mu’ti, kementerian ini bukan hanya menonjol karena angka survei yang baik, tetapi juga karena arah kebijakan yang dinilai berimbang antara nilai, moral, dan inovasi digital dalam pendidikan.

Survei yang dirilis Indo Strategi pada Oktober, 2025 menempatkan Kemdikdasmen di peringkat pertama dengan skor 3,35 poin, lalu disusul Kementerian Luar Negeri (3,32), Kementerian Agama (3,26) dan Kementerian Dikti Saintek (3,22).

Ini bukan sekadar capaian simbolik, posisi teratas menunjukkan bahwa publik merasakan dampak nyata dari kebijakan yang diterapkan. Hasil ini diperkuat oleh SPIN (Strategic and Political Insight Network), yang menemukan bahwa Abdul Mu’ti memperoleh tingkat kepuasan publik tertinggi (67,5 persen), tertinggi dibandingkan seluruh jajaran menteri Kabinet Prabowo-Gibran.

Baca juga : Survei SPIN: Kinerja Zulhas Paling Moncer Di Kabinet Merah Putih

Laporan “Rapor Kinerja 1 Tahun Kabinet Prabowo–Gibran” oleh Center of Economic and Law Studies (CELIOS) pun memperlihatkan konsistensi. Abdul Mu’ti tetap berada di peringkat ketiga dalam evaluasi kinerja, baik pada 100 hari pertama maupun setelah satu tahun berjalan.

Artinya, kinerja Kemendikdasmen tidak hanya unggul pada fase awal pemerintahan yang biasanya penuh euforia, tetapi mampu menjaga performa di tengah dinamika birokrasi dan ekspektasi publik yang terus meningkat.

Kepemimpinan yang Berakar pada Nilai

Salah satu ciri khas kepemimpinan Abdul Mu’ti adalah pendekatan “pendidikan berkeadaban”, sebuah gagasan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada kemampuan akademik semata, melainkan harus menumbuhkan karakter, kebijaksanaan, dan tanggung jawab sosial.

Baca juga : Kemenhan Serahkan 17,4 Juta Obat untuk 2.000 Kopdes Merah Putih

Dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam unggahan media sosial resminya, Abdul Mu’ti menekankan bahwa pendidikan dasar dan menengah adalah fondasi moral bangsa.

Visi ini tercermin dalam arah kebijakan yang diambil Kemdikdasmen selama setahun terakhir: penguatan literasi dan numerasi yang kontekstual, revitalisasi pendidikan karakter, serta pengintegrasian nilai-nilai moderasi beragama dan toleransi sosial dalam kurikulum umum.

Bila sebelumnya reformasi pendidikan cenderung berorientasi pada “kompetensi global”, Kemdikdasmen kini berusaha menyeimbangkannya dengan identitas nasional dan nilai kemanusiaan. Pendekatan ini mendapatkan resonansi kuat di masyarakat, terutama di kalangan guru dan orang tua, yang merasa pendidikan anak tidak lagi sekadar “berlomba nilai”, melainkan “bertumbuh menjadi manusia”.

Keberhasilan Abdul Mu’ti juga terlihat dari kemampuannya mendorong modernisasi pembelajaran berbasis teknologi, tanpa kehilangan arah moral pendidikan.

Baca juga : Makan Bergizi Gratis Melalui Koperasi Merah Putih

Program digitalisasi sekolah menengah yang dilakukan Kemdikdasmen di beberapa daerah percontohan menunjukkan hasil positif: guru semakin terlatih menggunakan teknologi pembelajaran interaktif, sementara siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih adaptif terhadap zaman.

Namun, yang membedakan Abdul Mu’ti dari banyak pemimpin pendidikan sebelumnya adalah kepekaannya terhadap kesenjangan sosial pendidikan.

Adsense

Dalam berbagai pernyataan publik, ia menolak pendekatan “satu ukuran untuk semua” dalam kebijakan. Kemendikdasmen, di bawah arahannya, berfokus pada pemerataan akses dan peningkatan mutu di sekolah-sekolah daerah tertinggal, agar anak dari wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) tak sekadar menjadi statistik.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense