Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Survei SPIN: Kinerja Zulhas Paling Moncer Di Kabinet Merah Putih
Kamis, 16 Oktober 2025 17:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga survei Nasional Strategic and Political Insight Network (SPIN) merilis hasil survei terbarunya, terkait kinerja setahun jajaran Kabinet Merah Putih.
Hasilnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menempati posisi teratas sebagai Menko dengan kinerja terbaik. Sebanyak 24,4 persen responden menilai Zulhas sebagai Menko dengan kinerja paling baik.
Selanjutnya, disusul Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 22,6 persen, dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar sebesar 21,2 persen.
Direktur Eksekutif SPIN Mawardin Sidik menjelaskan, hasil ini mencerminkan evaluasi publik terhadap satu tahun kinerja kabinet Prabowo–Gibran. Terutama terhadap para menteri koordinator yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional di bidang pangan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Pertama tentu ini sejalan dengan banyaknya tugas dan peran yang di delegasikan kepada Menko Pangan dari Presiden di pemerintahan ini,” kata Mawardin dalam Rilis Survei Nasional SPIN, di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Disamping itu, menurutnya, Ketua Umum PAN tersebut juga dinilai masyarakat berhasil menjalankan tugas dari presiden terkait menjaga stabilitas pangan nasional sepanjang tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Ia mampu mengoordinasikan kebijakan lintas kementerian dengan baik dan menjaga stabilitas pangan tetap terkendali,” ujar Mawardin.
Baca juga : Komisi IV DPR: Kebijakan Pangan Prabowo Sukses Sejahterakan Petani
Ia menekankan, bahwa isu pangan menjadi salah satu perhatian utama publik selama satu tahun terakhir. Kinerja Zulhas dinilai paling konkret dan dirasakan langsung masyarakat, terutama melalui optimalisasi program presiden terkait kebijakan ketahanan pangan dan ekonomi desa, cadangan pangan yang stabil bahkan tertinggi sepanjang sejarah, hingga percepatan program cetak swah baru untuk memastikan produksi pangan tetap terjaga.
Selain tiga besar Menko tersebut, Mawardin menyebut, posisi berikutnya diisi oleh Yusril Ihza Mahendra (9,9%), Airlangga Hartarto (7,2%), Pratikno (2,0%), dan Djamari Chaniago (1,1%), sementara 11,7 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
“Satu tahun berjalan, publik mulai bisa menilai arah kebijakan kabinet Prabowo–Gibran. Para Menko menjadi figur penting dalam memastikan sinergi antarsektor berjalan efektif, terutama di bidang pangan dan ekonomi rakyat,” tambah Mawardin.
Capaian Zulkifli Hasan dalam survei ini dinilai memperkuat posisinya sebagai figur sentral dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Sekaligus juga menunjukkan keberhasilan koordinasi pemerintahan Prabowo–Gibran selama satu tahun pertama di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Lebih jauh, Mawardin menjelaskan, berdasarkan data hasil survei, SPIN membaginya kedalam tiga kluster besar kinerja Kabinet
Merah putih. Yaitu, pertama, klaster tinggi (berkinerja baik), kedua, klaster menengah, dan ketiga klaster rendah.
Klaster ini adalah menteri-menteri yang dinilai publik berhasil menjalankan program prioritas secara nyata dan komunikatif. Mereka menunjukkan kinerja solid dengan capaian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kementerian dalam kelompok ini rata-rata bergerak di bidang pelayanan langsung kepada publik, yang hasilnya dirasakan langsung masyarakat.
Baca juga : Menkop Ferry Apresiasi Sinergi TNI Dan Agrinas Perkuat Kopdes Merah Putih
Berikut hasil survei selengkapnya:
- Abdul Mu’thi (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah)
67,5%
- Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) 67,3
- Yandri Susanto (Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal) 66,9%
- Sjafrie Sjamsoeddin
(Menteri Pertahanan) 66,5%
-Nasaruddin Umar (Menteri Agama) 66,1%.
Klaster ini, menurut Mawardin, berisi menteri-menteri yang dinilai memiliki kinerja cukup baik, namun masih menghadapi tantangan dalam hal percepatan implementasi, efektivitas
kebijakan, dan komunikasi publik.
Sebagian besar kementerian dalam klaster ini
berada di bidang ekonomi dan tata kelola pemerintahan, di mana kinerjanya sangat
tergantung pada sinergi lintas lembaga serta konsistensi kebijakan pemerintah
pusat.
Berikut hasil survei selengkapnya:
- Supratman Andi Agtas (Menteri Hukum) 58,8%, l
- Muhamad Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri) 58,3%,
- Budi Santoso (Menteri Perdagangan) 57,9%.
Klaster ini, kata Mawardin, menunjukkan rendahnya tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah kementerian, baik karena minimnya komunikasi capaian program, kurangnya
visibilitas publik, atau karena isu sektoral yang belum tertangani dengan optimal.
Baca juga : Sosok Presiden Tertua Dunia, Paul Biya Masih Incar Jabatan Di Usia 92 Tahun
Kementerian dalam klaster ini umumnya berhubungan dengan sektor strategis
namun berdampak tidak langsung kepada masyarakat, sehingga persepsi publik
terhadap hasil kerjanya masih rendah.
Berikut lima menteri dengan tingkat kepuasan publik lima terbawah, selengkapnya:
- Widyanti Putri Menteri Pariwisata 40,5%
- Raja Juli Antonio Menteri Kehutanan 41%
- Natalius Pigai Menteri Hak Asasi Manusia 41,5%
- Maruarar Sirait Menteri
Perumahan dan Kawasan Permukiman 42,0%
- Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi
Nasional 43,7%.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan terhadap 1.600 responden di 38 provinsi, pada 1–9 Oktober 2025.
Adapun metode survei menggunakan multistage random sampling dan margin of error ±2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini juga mengukur evaluasi masyarakat terhadap Kinerja para pembantu Presiden Prabowo Subianto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya