Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenhan Serahkan 17,4 Juta Obat untuk 2.000 Kopdes Merah Putih
Rabu, 1 Oktober 2025 18:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan sebanyak 17,4 juta butir obat-obatan hasil produksi Pabrik Obat Pertahanan Negara kepada Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) untuk didistribusikan pada sekitar 2.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) di seluruh Indonesia.
Penyerahan secara simbolis dilakukan di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (1/10), yang dipimpin langsung Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan.
“Ini merupakan bentuk dukungan nyata Kementerian Pertahanan kepada bangsa dan negara dalam memperkuat ketahanan kesehatan. Pertahanan negara yang kokoh bukan hanya soal alutsista, tetapi juga ditopang oleh sumber daya manusia yang sehat,” ujar Donny dalam konferensi pers.
Dari total 17,4 juta butir obat tersebut, terdapat beberapa jenis utama yang diproduksi oleh lembaga farmasi di tiga matra TNI, yakni: Ponstal (Antinyeri), diproduksi oleh Lafial (Lembaga Farmasi Angkatan Laut), Cefalaf (Antibiotik), diproduksi oleh Lafiau (Lembaga Farmasi Angkatan Udara), Fimol (Paracetamol), diproduksi oleh Lafiad (Lembaga Farmasi Angkatan Darat).
Baca juga : PGN Saka Perkuat Desa Pesisir Gresik Dengan Koperasi Merah Putih
Donny menjelaskan, pada tahap berikutnya, Pabrik Obat Pertahanan Negara akan mengembangkan produksi obat untuk penyakit-penyakit kronis yang banyak diderita masyarakat Indonesia, seperti diabetes, hipertensi, dan jantung.
“Kami sedang menyiapkan riset agar produksi tidak berhenti pada kebutuhan dasar. Nantinya, penyerahan bantuan obat selanjutnya akan lebih variatif, menyesuaikan kebutuhan kesehatan masyarakat,” katanya.
Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono yang turut hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kemenhan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui jaringan Kopdes Merah Putih.
Menurut Ferry, penyaluran obat-obatan hasil produksi Pabrik Obat Pertahanan Negara ini akan memperkuat layanan apotek dan klinik desa milik koperasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh obat dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca juga : Makan Bergizi Gratis Melalui Koperasi Merah Putih
“Langkah ini semakin meningkatkan kualitas pelayanan Kopdes Merah Putih kepada masyarakat. Selain berperan menjaga pertahanan negara, TNI juga terbukti hadir dalam memperkuat pelayanan kesehatan rakyat,” kata Ferry.
Ia menambahkan, distribusi obat-obatan ke Kopdes Merah Putih akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Kemenkop UKM. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat mekanisme pendistribusian hingga ke tingkat desa.
“Dengan semangat gotong royong dan prinsip koperasi, saya yakin sinergi ini akan memberi manfaat lebih luas, merata, dan dapat langsung dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Program ini juga dinilai menjadi bukti bahwa TNI terus memperkuat perannya sebagai sahabat rakyat. Menyongsong usia ke-80 tahun, TNI tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, melainkan juga mendukung pembangunan nasional di bidang kesehatan dan gizi masyarakat.
Baca juga : Kemenkop: Simkopdes & Jaga Desa Kejagung Dorong Akuntabilitas Kopdes Merah Putih
“Keberadaan Kopdes Merah Putih akan menjadi pusat ekonomi baru di desa, sekaligus penyedia layanan kesehatan dasar. Dengan distribusi obat-obatan ini, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin terbuka,” jelas Ferry. Dengan adanya hibah obat ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di desa semakin meningkat dan pemerataan akses kesehatan dapat diwujudkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya