BREAKING NEWS
 

President University Catat Mahasiswa Asing Terbanyak di Indonesia

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 15 Maret 2026 10:59 WIB
Mahasiswa asing President University (Foto: Dok. President University)

RM.id  Rakyat Merdeka - President University kembali mencatatkan diri sebagai universitas dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data pada laman resmi Izin Belajar per 31 Desember 2025 yang dikelola Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), President University memiliki lebih dari 300 mahasiswa asing yang aktif menempuh studi penuh waktu (full-time) di Indonesia.

Jumlah tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan sejumlah universitas besar dan populer di Indonesia, termasuk beberapa perguruan tinggi negeri ternama seperti Universitas Indonesia.

Capaian tersebut memperkuat posisi President University sebagai kampus berwawasan global yang secara konsisten menghadirkan atmosfer pendidikan bertaraf internasional di dalam negeri.

Sejak didirikan, President University telah menyambut dan meluluskan mahasiswa dari 50 negara yang berasal dari enam benua, yakni Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Australia. Hal ini menjadikannya salah satu kampus dengan keberagaman internasional paling luas di Indonesia.

Saat ini, mahasiswa asing di President University mencakup sekitar 8 persen dari total mahasiswa. Meski telah menjadi universitas dengan jumlah mahasiswa internasional terbanyak di Indonesia, kampus tersebut menargetkan peningkatan proporsi mahasiswa asing hingga 40 persen dari total mahasiswa pada masa mendatang. Target tersebut menjadi bagian dari visi jangka panjang untuk membangun ekosistem pendidikan yang semakin global dan kompetitif.

Lingkungan Pembelajaran Internasional

Baca juga : Eliano Reijnders Siap Bersaing Di Timnas Indonesia

President University menerapkan sistem pembelajaran sepenuhnya dalam Bahasa Inggris, sehingga menciptakan lingkungan akademik yang setara dengan standar pendidikan internasional. Mahasiswa lokal dan internasional belajar bersama dalam kelas yang sama, memungkinkan terjadinya interaksi lintas budaya dalam kehidupan akademik sehari-hari.

Lingkungan tersebut mendorong mahasiswa bertukar gagasan, memahami perspektif global, serta mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya. Diskusi kelas menjadi lebih dinamis dengan hadirnya berbagai sudut pandang dari latar belakang yang berbeda. Sementara kerja kelompok melatih mahasiswa berkolaborasi secara efektif dalam tim multikultural.

Pengalaman belajar dalam lingkungan yang beragam ini dinilai mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional global. Kemampuan beradaptasi dan bekerja dalam tim internasional menjadi kompetensi penting.

Adsense

Selain itu, mahasiswa juga terbiasa menghadapi perbedaan gaya berpikir dan pendekatan dalam menyelesaikan masalah yang mencerminkan kondisi nyata di lingkungan kerja internasional.

Kedekatan antara mahasiswa lokal dan internasional juga diperkuat melalui berbagai kegiatan nonakademik, salah satunya President University International Dinner (PUID).

Baca juga : Kemlu: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Sudah Tiba di Indonesia

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari berbagai negara berkumpul untuk berbagi budaya, memperkenalkan makanan tradisional, serta menceritakan tradisi dari negara masing-masing. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berinteraksi di ruang kelas, tetapi juga membangun pertemanan lintas negara secara lebih personal dalam komunitas kampus yang multikultural.

Edukasi Bertaraf Internasional

Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan bertaraf internasional, President University secara rutin menyelenggarakan dua program utama, yakni President University Ambassador Lecture (PUAL) dan President University United Nations (PUUN). Melalui kedua program tersebut, kampus menghadirkan para duta besar dari berbagai negara serta perwakilan organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa.

Melalui sesi tersebut, mahasiswa dapat belajar langsung dari para praktisi diplomasi dan perwakilan organisasi internasional mengenai isu-isu global, hubungan antarnegara, kerja sama multilateral, serta dinamika geopolitik dunia.

Selain itu, President University juga secara rutin menyelenggarakan President University Ministerial Lecture (PUML) yang menghadirkan perwakilan kementerian Republik Indonesia.

Melalui forum tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai perkembangan kebijakan, tantangan strategis, serta isu-isu aktual baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca juga : IKRAR PTKI 2026: Ikhtiar Besar Menguatkan Ekosistem Riset PTKI di Indonesia

Rektor President University, Handa Abidin, mengatakan berbagai inisiatif internasional tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang kampus untuk membangun standar pendidikan yang kompetitif di tingkat global.

“President University tidak hanya ingin bersaing dengan universitas-universitas ternama di Indonesia. Kami ingin bersaing dengan universitas-universitas ternama dunia,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (13/3/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense