Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemlu: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Sudah Tiba di Indonesia
Rabu, 11 Maret 2026 05:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri berhasil mengevakuasi 22 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran.
Ini merupakan evakuasi WNI Gelombang I. Perlu diketahui proses evakuasi WNI dari Iran ini dilakukan melalui Baku, Azerbaijan.
Setidaknya pemerintah menyiapkan 2 gelombang evakuasi. Pertama, sebanyak 22 WNI yang telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3/2026) pukul 18.00 WIB.
Baca juga : Kurniawan: Ayo, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia U-17!
Kemudian gelombang kedua, akan tiba 10 WNI lagi dari diperkirakan sampai di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 11 Maret 2026. Dengan demikian, nantinya akan ada 32 WNI yang dievakuasi.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia dan selamat berkumpul bersama keluarga” ujar Menteri Luar Negeri, Sugiono saat menyambut para WNI di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (10/3/2026).
Adapun WNI yang mengikuti evakuasi Gelombang I terdiri atas 10 WNI Pekerja, 1 Pengajar/Jurnalis, 14 Pelajar/Mahasiswa, 2 PMI, dan 5 Turis.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Perjanjian Dagang Timbal-Balik Indonesia-AS Saling Menguntungkan
Para WNI tersebut selanjutnya akan dibantu Pemerintah Daerah untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
“Sejak konflik berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi secara erat untuk memantau situasi, melakukan pendataan WNI, serta membahas langkah-langkah kontinjensi,” ujar Sugiono.
Berdasarkan catatan KBRI Tehran, jumlah WNI yang tercatat berada di Iran adalah 329 orang, yang mayoritas berstatus sebagai pelajar atau mahasiwa dengan konsentrasi utama di Kota Qom, dan sisanya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan para ekspatriat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya