BREAKING NEWS
 

Campus League Nationals 2026, Perebutan Tahta Tim Kampus Terbaik Dimulai

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 7 Juni 2026 20:01 WIB
Foto: Campus League Nationals.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perburuan gelar tim basket kampus terbaik Indonesia resmi dimulai. Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 bergulir mulai 7 hingga 13 Juni 2026 di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten.

Gelaran ini mempertemukan tim-tim terbaik dari lima regional untuk memperebutkan takhta tertinggi basket mahasiswa nasional.

Fase puncak kompetisi ini menghadirkan wakil terbaik dari Regional Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta yang telah lolos melalui persaingan ketat di tingkat regional.

Opening ceremony berlangsung meriah dan dihadiri CEO Campus League Ryan Gozali, Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH Dr. Andry M. Panjaitan, Wakil Ketua DPD PERBASI Banten Tikky Suwantikno, Vice Rector for Student Affairs Universitas Bina Nusantara (BINUS) Prof. Dr. Ir. Yohannes Kurniawan, serta seluruh atlet dan ofisial peserta The Nationals.

Dalam sambutannya, Ryan Gozali menyebut The Nationals menjadi ajang pembuktian bagi para juara dan runner-up regional yang telah berhasil menembus level nasional.

“Hari ini adalah hari yang sangat spesial karena ini merupakan The Nationals pertama. Kalian menjadi bagian dari sejarah perjalanan panjang Campus League. Kami terinspirasi oleh liga kampus di negara-negara maju, olahraga kampus menjadi kebanggaan banyak orang. Tunjukkan level terbaik kalian dan semoga ini menjadi awal dari mimpi besar kami,” ujar Ryan.

Sebagai tuan rumah, UPH menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga kampus melalui kompetisi seperti Campus League.

“Kami bersyukur dan bangga menyambut seluruh student-athlete. Kami berharap kompetisi ini berjalan dengan baik, aman, dan nyaman. Kami tidak hanya mencari kemenangan, tetapi juga membangun koneksi dan berkembang bersama,” kata Dr. Andry M. Panjaitan.

Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua DPD PERBASI Banten, Tikky Suwantikno. Menurutnya, terpilihnya Banten sebagai tuan rumah The Nationals menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus momentum untuk mendorong perkembangan bola basket di daerah.

Baca juga : UPH Resmi Gandeng Campus League, Perkuat Ekosistem Olahraga Kampus

“Saya berharap pada musim berikutnya Campus League dapat menjangkau lebih banyak regional sehingga perkembangan olahraga, khususnya basket, semakin merata di Indonesia,” ujarnya.

Potensi Kejutan Sejak Babak Penyisihan

Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 diikuti 10 tim putra dan delapan tim putri terbaik dari lima regional. Hasil pengundian grup yang dilakukan pada 5 Juni lalu menghadirkan persaingan ketat di seluruh grup.

Head of Competition & Talent Development Campus League, Dave Leopold, menilai tidak ada tim yang benar-benar diuntungkan dalam hasil undian tersebut.

“Tidak ada grup yang mudah. Kekuatan tim cukup merata. Bahkan di Grup A sektor putra langsung mempertemukan tim-tim dengan tradisi basket kampus yang kuat seperti UBAYA, USM, dan UPH. Begitu juga sektor putri yang mempertemukan UPH, BINUS, dan SCU dalam satu grup. Potensi kejutan sangat besar sejak babak penyisihan,” katanya.

Menurut Dave, faktor kesiapan teknis dan mental akan menjadi penentu utama keberhasilan tim melangkah jauh di fase nasional.

“Di The Nationals tidak ada lagi tim unggulan atau tim kuda hitam. Tim yang paling siap secara teknis dan mental yang akan melaju lebih jauh,” tegasnya.

UPH Balas Kekalahan atas BINUS

Salah satu laga paling menarik pada matchday pertama sektor putri mempertemukan UPH Tangerang dan BINUS Jakarta dalam laga ulangan final Regional Jakarta.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, UPH tampil dominan sejak awal pertandingan.

Adsense

Tim asuhan Fajar Kusumasari mengombinasikan agresivitas serangan dengan pertahanan zona yang disiplin untuk unggul 17-13 pada kuarter pertama. Keunggulan tersebut terus dipertahankan hingga turun minum dengan skor 31-28.

Baca juga : Campus League 2026: Perebutan Tahta Tertinggi Tim Terbaik dari 5 Regional

Setelah jeda, BINUS berupaya bangkit melalui permainan agresif yang dipimpin Keira Ammabel, namun UPH mampu menjaga konsistensi permainan dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 42-38.

Pada kuarter terakhir, pertahanan disiplin UPH kembali menjadi kunci. Tim tuan rumah akhirnya menuntaskan laga dengan kemenangan 61-51 sekaligus membalas kekalahan mereka di final Regional Jakarta.

Pelatih UPH, Fajar Kusumasari, mengaku bangga dengan respons timnya yang mampu belajar dari kekalahan sebelumnya.

“Kami belajar dari kesalahan, terutama di sektor pertahanan. Saya selalu mengingatkan pemain bahwa pertandingan harus diselesaikan dengan kuat. Defense menjadi kunci kemenangan hari ini,” ujarnya.

Pemain UPH, Jesslyne Jaya Wiyanto, yang mencetak 14 poin, menilai faktor mental menjadi pembeda dibanding pertemuan sebelumnya.

“Dulu kami terlalu fokus pada hasil. Sekarang kami lebih menikmati proses dan bermain tanpa beban. Itu membuat kami tampil lebih baik,” katanya.

BINUS Putra Tumbangkan Juara Regional Bandung

Di sektor putra, BINUS Jakarta sukses mengawali The Nationals dengan kemenangan meyakinkan atas juara Regional Bandung, Universitas Kristen Maranatha.

BINUS langsung tampil agresif sejak awal dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 18-13.

Dominasi berlanjut hingga kuarter kedua melalui permainan efektif Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady dan Fachrie Abhyasa yang unggul dalam perebutan rebound.

Baca juga : Arsenal Kalah, Arteta: PSG Memang Tim Terbaik Dunia

Setelah memimpin 36-28 saat turun minum, BINUS terus menjaga momentum dan menutup kuarter ketiga dengan skor 54-38 sebelum akhirnya mengamankan kemenangan 66-52.

Halmaheranno, yang mencetak 17 poin, menyebut kemenangan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan tim dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan pelatih.

“Di The Nationals tidak ada lawan yang mudah. Kami melakukan scouting terhadap pemain-pemain kunci lawan dan berusaha menjalankan strategi dengan disiplin. Syukurlah semuanya berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Ia menegaskan, target BINUS adalah meraih gelar juara The Nationals dan mewakili Indonesia di ajang Asian University Basketball League (AUBL) 2027.

Menuju Panggung Asia

Babak penyisihan grup berlangsung pada 7–11 Juni 2026 menggunakan sistem setengah kompetisi (round-robin). Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal pada 12 Juni dengan sistem gugur.

Partai final dan perebutan tempat ketiga dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026. Tim putra yang berhasil menjadi juara Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 akan mewakili Indonesia pada Asian University Basketball League (AUBL) Januari 2027.

Mereka akan menghadapi kampus-kampus terbaik dari China, Jepang, Korea Selatan, Mongolia, Hong Kong, Taiwan, Filipina, Australia, dan Malaysia.

Kompetisi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan olahraga mahasiswa nasional sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta basket Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense