BREAKING NEWS
 

Bantu UMKM, Untirta Terapkan Teknologi Pengolahan Air

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 3 Agustus 2026 09:49 WIB
Kegiatan pelatihan manajemen usaha di PO Berkah, Kabupaten Pandeglang, Banten. (Foto: Dok. Tim PKM Untirta).

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menerapkan teknologi pengolahan air untuk mendukung produksi tepung aren di PO Berkah, Kabupaten Pandeglang, Banten. Teknologi berkapasitas sekitar 10 meter kubik per hari tersebut diserahterimakan kepada mitra pada 29 Juli 2026 melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) 2026 yang dibiayai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Pemasangan instalasi dilakukan secara bertahap pada 1–14 Juli 2026, dilanjutkan dengan pelatihan pengoperasian dan perawatan instalasi serta manajemen usaha pada 15 Juli 2026. Setelah diserahterimakan, teknologi tersebut diharapkan dapat dioperasikan dan dimanfaatkan secara mandiri oleh PO Berkah.

Ketua tim pelaksana, Prof. Dr. Rahmayetty, mengatakan program tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan air bersih untuk proses ekstraksi dan pencucian tepung aren. Sebelumnya, mitra menggunakan air dari anak Sungai Cimasayang yang dialirkan melalui kolam penampungan terbuka.

“Kami berupaya menghadirkan teknologi yang sesuai dengan kondisi lapangan dan mudah dioperasikan oleh mitra. Penyediaan air yang lebih bersih diharapkan dapat mendukung peningkatan higienitas dan kualitas tepung aren,” ujar Rahmayetty, dalam keterangannya, Senin (3/9/2026).

Instalasi pengolahan air bersih di PO Berkah, Kabupaten Pandeglang. (Foto: Dok. Tim PKM Untirta).

Baca juga : UMKM Dan Petani Jagung Ikut Kecipratan Berkah

Instalasi yang diterapkan terdiri atas unit penyaringan awal, tangki penampungan, tangki ekualisasi, filter zeolit, filter karbon aktif, dan tangki air bersih. Rangkaian tersebut dirancang untuk membantu memperbaiki kualitas air dengan mengurangi partikel tersuspensi, kekeruhan, warna, bau, dan kandungan bahan organik sebelum air dialirkan ke area produksi.

Anggota tim, Prof. Teguh Kurniawan, Ph.D., mengatakan instalasi tersebut dirancang sebagai teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan dan dirawat. Mitra juga memperoleh pelatihan mengenai fungsi setiap unit, prosedur pengoperasian, dan perawatan rutin.

Adsense

“Penerapan teknologi tidak berhenti pada pemasangan peralatan. Mitra perlu memahami cara mengoperasikan dan merawat instalasi agar sistem dapat digunakan secara mandiri dan berkelanjutan,” kata Teguh.

Selain menerapkan teknologi pengolahan air, tim Untirta memberikan pendampingan manajemen usaha berupa pencatatan keuangan, produksi harian, biaya operasional, serta pembagian tugas tenaga kerja.

Baca juga : Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Sulteng

Anggota tim lainnya, Dr. Agus Sholikhan Yulianto, menjelaskan pencatatan yang tertib diperlukan agar pelaku UMKM dapat mengambil keputusan berdasarkan data.

“Dengan pencatatan yang teratur, mitra dapat mengetahui biaya produksi, hasil penjualan, laba dan rugi, serta efisiensi penggunaan bahan baku. Sistemnya dibuat sederhana agar mudah diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari,” ujar Agus.

PO Berkah merupakan usaha tepung aren yang dikelola oleh Isnanto sejak 2017. Usaha tersebut mempekerjakan sekitar 10 orang dan memiliki kapasitas produksi rata-rata empat ton tepung aren per minggu. Produknya dipasarkan terutama kepada produsen bakso di Kabupaten Pandeglang dan wilayah sekitarnya.

“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam menyediakan air bersih untuk proses produksi tepung aren. Kami berharap penggunaan air hasil pengolahan dapat mendukung proses produksi yang lebih bersih dan higienis,” ujar Isnanto.

Baca juga : Lewat Pemberdayaan BRI, Rabundo Cita Rasa Bumbu Rendang Tembus Pasar Nasional

Tim Untirta berharap, instalasi pengolahan air dan pendampingan manajemen dapat terus diterapkan oleh PO Berkah untuk mendukung peningkatan mutu produk, tata kelola usaha, dan daya saing tepung aren lokal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense