BREAKING NEWS
 

Ink & Talk Bantu Pemuda Rusunawa KS Tubun Percaya Diri Berbahasa Inggris

Writer : Amanda Piter
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 17 Agustus 2026 15:16 WIB
Ink and Talk berkolaborasi bersama KIC FISIP UI mendampingi pemuda Karang Taruna Rusunawa KS Tubun melalui Kursus Bahasa Inggris. (Foto: Dok. Ink & Talk)

Komunitas Ink & Talk memfasilitasi serangkaian Kursus Bahasa Inggris bagi pemuda Karang Taruna Rusunawa KS Tubun, Jakarta Barat, sebagai upaya membangun kepercayaan diri dalam berbicara dan berinteraksi lintas budaya. Kegiatan yang berlangsung pada 15–24 Mei 2026 ini digelar secara daring maupun luring dan dirancang untuk menjawab salah satu hambatan mendasar dalam berbicara bahasa Inggris, yakni kurangnya kepercayaan diri.

Ink & Talk merancang sesi belajar sebagai ruang yang suportif dan interaktif, tempat peserta dapat berlatih berbicara Bahasa Inggris tanpa takut melakukan kesalahan. Sesi ini tidak hanya diikuti pemuda Karang Taruna Rusunawa KS Tubun, tetapi juga melibatkan mahasiswa Universitas Indonesia dan mahasiswa dari wilayah Jabodetabek, serta mahasiswa asing dari Sampoerna University dan La Consolacion College Manila, Filipina. Dengan demikian, peserta dapat berlatih berkomunikasi lintas budaya sejak tahap awal.

Bekal Percaya Diri untuk Panggung Lebih Besar

Kemampuan dan kepercayaan diri yang terbangun melalui sesi Ink & Talk menjadi fondasi bagi peserta untuk tampil lebih percaya diri saat bertemu dan berdiskusi langsung dengan mahasiswa dari sejumlah universitas di Korea Selatan, di antaranya Busan University of Foreign Studies, Hankuk University of Foreign Studies, Chung-Ang University, dan Seoul National University, pada tahap program selanjutnya.

Bekal komunikasi tersebut menjadi salah satu kontribusi utama Ink & Talk, yakni memastikan pemuda Karang Taruna tidak hanya siap secara materi, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk menyuarakan gagasan di hadapan mitra internasional.

Baca juga : Dari Warga Menjadi Penggerak, TEP UI Bangun Ekonomi Lokal di Werianggi-Werabur

Founder Ink & Talk, Mutiara Sabar, mengungkapkan bahwa esensi program ini terletak pada bagaimana setiap peserta merasa didengar dan didukung selama proses belajar berlangsung. Senada dengan itu, Co-Founder Ink & Talk, Amare Myheart Ono, menilai bahwa pertumbuhan peserta selama program menjadi bukti bahwa ruang belajar yang suportif mampu mengubah cara seseorang memandang dirinya sendiri.

Dalam acara itu, saya sebagai Co-Founder Ink & Talk lainnya berperan dalam menyiapkan materi Kursus Bahasa Inggris serta menyusun alur kegiatan bersama jajaran mentor. Saya senang dapat menyaksikan langsung proses pertumbuhan para pemuda Karang Taruna selama program berlangsung. Bagi saya, proses menyiapkan materi dan merancang alur acara bersama para mentor ini juga menjadi bagian yang paling berkesan, karena saya bisa melihat langsung bagaimana setiap detail persiapan itu benar-benar berdampak pada kepercayaan diri mereka.

Didukung Jaringan Mentor dan Fasilitator

Kegiatan Kursus Bahasa Inggris ini turut ditopang oleh jaringan mentor, fasilitator, dan moderator Ink & Talk yang berdedikasi. Sesi mentoring secara luring difasilitasi oleh Azizia Putri Transallia, Maheswara Arthahukama Prayata, Calista Aqila Ramadhani, dan Hooreen Farooqui.

Sesi mentoring secara daring didukung oleh Farah Zakira, Gina Elya Medina, Halwa Ratu Myiesha, Sandrina Amelia Angelica, dan Olufunmi Andrea Lois L. Oluwadare, dengan Hariroh Abdul Kholiq bertindak sebagai pemandu sekaligus moderator.

Baca juga : Diampu FKUI, Universitas Esa Unggul Hadirkan Pendidikan Kedokteran Berkualitas

Secara keseluruhan, kontribusi para mentor dan fasilitator turut menghadirkan lingkungan belajar yang interaktif, inklusif, dan suportif bagi pemuda Karang Taruna Rusunawa KS Tubun. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi bekal penting sebelum mereka memasuki tahap pertukaran pengetahuan dan jejaring global bersama mahasiswa Korea Selatan.

Sejalan dengan Semangat Pendidikan Berkualitas

Langkah Ink & Talk ini merupakan wujud komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) ke-4: Pendidikan Berkualitas, dengan menghadirkan akses belajar yang inklusif agar setiap individu, dari berbagai latar belakang, memiliki ruang untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi.

Kegiatan ini terlaksana atas dukungan dan kolaborasi dengan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) Universitas Indonesia serta Korea-Indonesia Connection (KIC) FISIP UI dalam program pengelolaan sampah berbasis komunitas di Rusunawa KS Tubun yang juga melibatkan Karang Taruna setempat.

Ink & Talk mengapresiasi kepercayaan dan kesempatan berkolaborasi yang diberikan DPIS UI dan KIC FISIP UI, yang memungkinkan Ink & Talk memperluas dampak program hingga menyentuh komunitas akar rumput.

Tentang Ink & Talk

Baca juga : Tanggapan UI Soal Pencatutan Nama Akademisi Dalam Forum Ilmiah Tidak Kredibel

Ink & Talk adalah komunitas berbasis di Indonesia yang berfokus pada pengembangan diri, komunikasi, dan pemberdayaan individu melalui pembelajaran, kolaborasi, serta percakapan yang bermakna. Didirikan oleh Mutiara Sabar bersama para co-founder, Amare Myheart Ono dan Amanda Piter, komunitas ini menyediakan ruang yang aman dan inklusif bagi individu untuk membangun kepercayaan diri, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta menjalin hubungan yang bermakna dengan orang lain.

Sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, Ink & Talk menghadirkan berbagai kesempatan belajar yang mudah diakses melalui English Conversation Club, webinar, sesi coaching, kampanye digital, dan program pembelajaran berbasis komunitas.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense