BREAKING NEWS
 

Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Writer : IKM8 UINSU Stambuk 2026a
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 21 September 2026 17:42 WIB
Ilustrasi ancaman kesehatan mata di era digital (Gambar dibuat dengan AI)

Mata manusia adalah salah satu organ yang paling berperan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui mata, kita dapat melihat dan mengenali keadaan sekitar dengan kemampuan penglihatannya. Dengan penglihatan tersebut, kita dapat mengenali warna, bentuk, dan berbagai ciri yang sudah pasti membedakan antara satu benda dengan benda lainnya. Oleh karenanya, tak dapat dipungkiri lagi bahwa mata telah menjadi salah satu organ terpenting untuk mempermudah kehidupan.

Namun begitu, mata juga merupakan salah satu organ yang ternyata cukup sensitif. Salah satu cirinya adalah mata sering kali merasa lelah apabila dipaksa untuk bekerja terlalu keras dalam beberapa situasi dan paparan tertentu. Selain itu, penggunaan gadget dalam jarak dekat dan dalam suasana yang minim penerangan dapat meningkatkan risiko menurunnya kesehatan mata.

Pada era digital seperti saat ini, ada banyak hal yang tak bisa dipisahkan dari manusia. Salah satunya adalah teknologi. Di zaman sekarang, teknologi menjadi salah satu hal yang perlu kita pahami dan manfaatkan demi mempermudah kehidupan. Hal ini disebabkan oleh teknologi yang sudah secara tak langsung terikat dengan kehidupan manusia di berbagai bidang. Dimulai dari bidang komunikasi, transportasi, pendidikan, bisnis, kesehatan, dan banyak bidang lainnya. Bukan hanya itu, bahkan hanya sekadar pemesanan barang atau makanan saja sudah dapat kita lakukan dalam satu kali klik. 

Baca juga : Pentingnya Olahraga bagi Kesehatan Masyarakat

Hal-hal tersebut, tanpa kita sadari telah membuat kita menjadi lebih sering menatap layar gadget yang dimiliki. Para pekerja kantor yang akan duduk berjam-jam di depan layar komputer, pelajar yang mengerjakan tugas-tugasnya secara online, para editor hingga content creator dengan gadget miliknya, atau bahkan para pengguna yang ingin menghabiskan waktu luang mereka lewat gadget yang ada di tangannya. Tanpa kita sadari, semua kegiatan tersebut akan memicu berbagai masalah kesehatan bagi mata apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Paparan layar gadget dalam waktu dan intensitas yang tinggi dapat memicu meningkatnya risiko munculnya berbagai keluhan mengenai penurunan kesehatan mata. Seperti: mata lelah, mata kering, penglihatan kabur, dan lain sebagainya. Apabila kita menggunakan gadget selama berjam-jam tanpa istirahat, maka mata dapat mengalami kelelahan akibat otot mata yang memaksa bekerja terlalu keras untuk mendapatkan fokus penglihatannya pada sekitar.

Belum lagi penggunaan gadget dalam jarak yang dekat mampu membuat mata kita menyerap intensitas cahaya dari gadget dengan lebih tinggi, sehingga mampu meningkatkan risiko mata rabun atau minus. Kebiasaan buruk lain yang dapat merusak kesehatan mata adalah saat menggunakan gadget dengan intensitas layar yang terang, namun tempat di sekitar kita justru cenderung gelap atau minim cahaya. Hal ini juga mampu meningkatkan risiko kerusakan mata karena memaksa otot mata bekerja lebih keras di tengah perbedaan cahaya yang cukup ekstrem dan tidak seimbang.

Baca juga : Pengaruh Konsumsi Fast Food terhadap Risiko Obesitas pada Remaja

Oleh karenanya, kita diharapkan mampu menggunakan gadget dengan lebih bijak lagi untuk meminimalkan risiko kerusakan mata. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menghindari dan mengurangi risiko kerusakan mata akibat paparan cahaya dari layar gadget di era digital.

Pertama, kurangi atau batasi screen time harian kita. Diperbolehkan menggunakan gadget untuk berbagai keperluan pribadi, namun harus tetap membatasi waktu layar demi menjaga kesehatan mata.

Kedua, hindari menggunakan gadget dalam jarak yang terlalu dekat dan tempat yang minim cahaya penerangan. Gunakanlah gadget dengan minimal jarak 30-50 cm, dan disarankan di ruangan yang memiliki intensitas cahaya memadai atau sesuai.

Baca juga : Dampak Kurang Tidur terhadap Kesehatan dan Aktivitas Mahasiswa

Ketiga, dengan memenuhi kebutuhan mata melalui makanan yang mengandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Seperti: wortel, bayam, jeruk, dan makanan lainnya yang diketahui memiliki kandungan vitamin yang sesuai karena dipercaya mampu meningkatkan kesehatan mata dan membantu menghindari berbagai masalah kesehatan mata.

Wacana ini ditulis oleh Sitti Fhadilah Pasaribu, Luthfiah Mawar M.K.M., dan Dr. M. Agung Rahmadi, M.Si. Lalu diedit oleh Putri Namira, Latan Sabila Lubis, Peggi Aulia, Nabila Atika Rahma, Sri Rahma, Salsabila Siregar, dan Anindya Listya, dari IKM 8 stambuk 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense