BREAKING NEWS
 

Cuaca Berubah, Penyakit Mengintai: Kita Harus Lebih Waspada!

Writer : IKM 8 UINSU Stambuk 2026c
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 8 Oktober 2026 21:19 WIB
Ilustrasi perubahan cuaca. (Gambar: Istimewa)

Perubahan cuaca merupakan salah satu kondisi yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Hujan yang datang secara tiba-tiba, suhu yang semakin panas, atau perubahan kelembapan udara dapat memengaruhi aktivitas dan kondisi kesehatan manusia. Meskipun terlihat sebagai hal biasa, perubahan cuaca yang tidak menentu dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan sehingga masyarakat perlu lebih waspada.

Salah satu dampak perubahan cuaca adalah meningkatnya risiko penyakit yang berkaitan dengan saluran pernapasan. Perubahan suhu dan kelembapan dapat membuat tubuh harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat memicu keluhan seperti batuk, pilek, atau gangguan pernapasan. Selain itu, ketika musim hujan tiba, genangan air yang tidak segera dibersihkan dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk yang berpotensi menularkan penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD).

Baca juga : Jeritan Petani Menghadapi Anomali Musim Kemarau

Tidak hanya musim hujan, cuaca panas juga dapat memberikan dampak terhadap kesehatan. Paparan panas yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air yang cukup, seseorang dapat mengalami dehidrasi. Aktivitas di luar ruangan pada kondisi yang sangat panas juga perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.

Perubahan cuaca juga dapat memengaruhi kebersihan lingkungan. Hujan deras dapat menyebabkan banjir dan membuat sampah terbawa ke berbagai tempat. Lingkungan yang kotor dan lembap dapat meningkatkan risiko berkembangnya berbagai mikroorganisme serta menjadi tempat berkembang biaknya serangga pembawa penyakit. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit.

Baca juga : Era Digital dan Kesehatan Otak Remaja: Menelaah Dampak Konsumsi Short Video

Masyarakat dapat melakukan berbagai langkah sederhana untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu. Membiasakan mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan air, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, serta menggunakan perlindungan yang sesuai ketika beraktivitas di luar ruangan merupakan beberapa tindakan yang dapat dilakukan. Saat musim hujan, masyarakat juga perlu menerapkan pemberantasan sarang nyamuk dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang atau membuang barang yang dapat menjadi tempat penampungan air.

Perubahan cuaca bukan hanya persoalan kenyamanan dalam beraktivitas, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Kewaspadaan dan kebiasaan hidup bersih dan sehat dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan. Dengan menjaga diri dan lingkungan, masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca dan tetap menjalani kehidupan sehari-hari dengan sehat.

Baca juga : Lingkungan Sehat, Generasi Kuat

Artikel ini ditulis oleh Aninda Listya, Luthfiah Mawar, M.K.M., Dr. M. Agung Rahmadi, M.Si., dan Annisa Ardianti Br Tarigan. Lalu diedit oleh Latan Sabila Lubis, Peggi Aulia, Nabila Atika Rahma, Sri Rahma, Salsabila Siregar, dan Sitti Fhadilah Pasaribu dari IKM 8 Stambuk 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense