Sebelumnya
Dengan meningkatnya produktivitas, maka performa perusahaan di sektor pertanian akan semakin dilirik oleh pegiat saham di pasar modal.
Hal ini akan semakin memperkuat ketertarikan publik terhadap saham-saham dari industri pertanian.
Dari sisi potensi investasi, Bhima menilai sektor pertanian memiliki prospek yang cerah, khususnya di pasar saham.
“Jelas bahwa sektor pertanian tidak kalah menarik dibanding sektor yang sedang booming, seperti e-commerce dan digitalisasi di sektor keuangan. Buktinya, emiten-emiten saham berbasis komoditas pertanian dan perkebunan tercatat mengalami kenaikan yang signifikan selama masa pandemi," terang Bhima.
Baca juga : Bisnis E-Commerce Dan Jasa Pengiriman Masih Laris Manis
Beberapa investor global, lanjutnya bahkan meyakini ditengah tantangan pemulihan ekonomi, performa sektor pertanian akan menjadi champion dalam jangka panjang.
Untuk menjawab tantangan peningkatan produktivitas, Bhima mengingatkan pentingnya ketersediaan pupuk, untuk menjaga produktivitas lahan pertanian.
Bhima menyebut, kecermatan dalam distribusi pupuk akan menjamin ketersediaan pupuk yang dibutuhkan oleh para pengelola lahan.
Ketersediaan pupuk bersubsidi menjadi urat nadi dari keberlangsungan produksi pangan. Oleh karena itu, menurutnya, perusahaan penyedia pupuk perlu mendapatkan dukungan penuh khususnya dari sisi penambahan investasi baru.
Baca juga : Literasi Digital Madrasah, Peserta: Kami Dilatih Jadi Guru Adaptif
Prof. Firdaus juga menyoroti tantangan bagi industri pertanian agar bisa berkembang di pasar modal. Di antaranya, peningkatan produktivitas dan penerapan inovasi teknologi.
Peningkatan produktivitas menurutnya menjadi hal yang penting, karena merupakan faktor kunci penentu keberlangsungan usaha.
Beberapa faktor utama yang dapat meningkatkan produktivitas, selain penyediaan bibit bermutu dan pengairan yang cukup adalah pemupukan yang tepat atau berimbang.
"Tentunya, upaya pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) yang lebih ramah lingkungan, dan penanganan pasca panen untuk menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi petani, masih sangat diperlukan,” jelas Prof. Firdaus.
Baca juga : Pebisnis Indonesia-China Bahas Kongsi Lagi
Ia menegaskan, potensi investasi di sektor industri pupuk memiliki prospek yang sangat positif di pasar modal.
“Industri pupuk sebagai salah satu dari sektor pertanian, memiliki prospek yang cerah di bursa saham. Pertumbuhan di sektor pertanian, menjadi momentum bagi industri pupukuntuk bisa dilirik menjadi emiten idola baru, bagi pelaku saham,” tutup Prof. Firdaus. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.