BREAKING NEWS
 

Ribuan Sumur General Check Up Tiap Hari

Dipasang Sensor Otomatis, Sakit Langsung Diobati

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 3 Januari 2022 11:15 WIB
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati (enam dari kiri), foto bersama dengan pekerja Blok Rokan, di Gathering Station, di Minas, Rabu (29/12/2021).

RM.id  Rakyat Merdeka - Disalah satu layar besar, terlihat data produksi minyak harian. Tertulis 162 BOPD. Dirut Pertamina Nicke Widyawati tampak senang. Karena artinya, aliran minyak di Blok Rokan hari itu, mencapai 162 ribu barrel.

Layar lainnya, dashboard jalur pengangkutan. Minyak yang diproduksi Rokan, dibawa kapal menuju kilang Dumai. Data pengangkutan juga real time. Warna hijau, misalnya, menunjukkan aktivitas pumping. Juga ada sejumlah warna lain menandakan, kapal sedang sandar, atau kapal mengisi muatan minyak.

Baca juga : Singapura Vs Indonesia, Baru Leg Pertama Langsung Membara

Bukan cuma kapal pengangkut yang dipantau aktivitasnya. Bahkan, seribu lebih kendaraan berat, milik Pertamina pun bisa dimonitor sangat detail saat operasional. Di layar, tampak kotak-kotak kecil berada di lajur-lajur area kerja. Kotak itu menunjukkan kendaraan. Bila kendaraan melaju, kotaknya ikut bergerak. Benar-benar live monitoring. Jika kotak itu diklik, muncul identitas. Mulai dari jenis kendaraan, STNK dan validitas dokumen kendaraan sampai rencana perjalanannya.

Adsense

Dengan pemantauan sedetail ini, angka insiden atau kecelakaan berkurang sangat jauh. Termasuk menghindari kemungkinan kendaraan tidak sampai ke tujuan. Kotak berwarna hijau, artinya berkendara dengan baik. Jika berubah merah, berarti dia keluar jalur. Dan saat itu juga bisa langsung dilakukan corrective action. Sistem digital ini terlihat sangat powerful. Cara kerjanya, mirip air traffic control di bandara.

Baca juga : Sinyal Tapering Dipercepat, Rupiah Langsung Lemas

Pertamina juga memiliki sistem monitoring keamanan pipa-pipa minyak yang panjangnya ribuan kilometer. Menggunakan drone dengan kecepatan sampai 20 km perjam. Memanfaatkan teknologi arificial inteligent, drone disetting berkeliling bahkan di malam hari, menyusuri sepanjang jalur pipa. Misal ada mobil yang berhenti atau parkir dekat pipa, dicurigai melakukan tapping minyak, maka drone akan mendeteksi dan mengirim sinyal ke tim patroli keamanan.

Kondisi sumur dan turbin yang jumlah ribuan, kini tidak mungkin lagi dipelototi manual, satu demi satu. Untuk memantau “kesehatannya” setiap sumur dan turbin, dipasangi semacam sensor, sehingga bisa mengirim sinyal kerja harian. Ibarat general check up tiap hari. Yang sakit, diistirahatkan, langsung diobati, sehingga bisa mencegah komplikasi.

Baca juga : Tiba Di Yogyakarta, Bajul Ijo Langsung Geber Latihan

Selain itu, untuk kenyamanan dan keamanan kerja pegawai, ada banyak kamera CCTV dipasang di area kerja, sekitar menara pengeboran. Bisa di-zoom sampai 20 meter. Kalau ada pegawai yang lalu lalang tanpa pakaian kerja lengkap, atau tidak pakai kacamata pelindung, langsung ketahuan. Wow.

Digitalisasi adalah kunci penting menjadi perusahaan kelas dunia. Dengan capaian seperti ini, Indonesia patut bangga memiliki Pertamina. Ladang-ladang minyak tanah air akan memancar makin deras oleh rig merah putih. [NAN/SRF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense