BREAKING NEWS
 

Joss, Surplus Neraca Perdagangan Kembali Cetak Rekor Tertinggi Dalam 15 Tahun Terakhir

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 18 Januari 2022 11:35 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Penurunan kasus Covid-19 yang terjadi secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2021, membuat pemerintah dapat memberlakukan pelonggaran pembatasan mobilitas.

Kondisi ini memberikan kelancaran aktivitas ekonomi sehingga mendorong kenaikan pada aggregate demand. Alhasil, sektor manufaktur juga terstimulasi untuk meningkatkan output produksinya.

Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai fenomena meningkatnya kasus varian Omicron, yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada akhir Januari atau awal Februari 2022 ini.  

Baca juga : BI: Surplus Neraca Perdagangan Jaga Ketahanan Ekonomi

Airlangga menuturkan, dengan semakin efektifnya pengendalian Covid-19 dan antisipasi yang baik terhadap penyebaran varian Omicron, serta diiringi dengan terjaganya tingkat kedisiplinan protokol kesehatan, penurunan kasus Covid-19 diharapkan dapat terus terjadi. Sehingga, mampu mengakselerasi pemulihan ekonomi.

"Surplus perdagangan yang terus terjaga sepanjang tahun 2021 juga disebabkan dari kinerja ekspor komoditas andalan Indonesia yang tetap solid,” terang Menko Airlangga.

Sejalan dengan peningkatan ekspor, sisi impor Indonesia pada 2021 juga meningkat menjadi sebesar 196,20 miliar atau tumbuh 38,59 persen (yoy).

Baca juga : Jumlah Kasus Harian Di Indonesia Kini 1.054, Tertinggi Dalam 3 Bulan Terakhir

Struktur impor Indonesia di 2021 didominasi impor golongan bahan baku dan penolong senilai 147,38 miliar dolar AS (75,12 persen dari total impor), diikuti barang modal 28,63 miliar dolar AS (14,59 persen dari total impor), dan barang konsumsi 20,18 miliar dolar AS (10,29 persen dari total impor).

Struktur tersebut mengindikasikan perekonomian Indonesia yang produktif melalui penciptaan nilai tambah yang lebih besar. Baik untuk kebutuhan domestik, maupun untuk diekspor kembali.

“Kinerja positif di 2021 ini akan terus dipertahankan pemerintah, dengan mengoptimalkan berbagai kebijakan. Terutama, dalam mendorong semakin banyaknya ekspor komoditas bernilai tambah,” pungkas Airlangga. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense