Sebelumnya
“Di satu sisi, tentu menguntungkan. Tapi di sisi lain, pastinya Garuda Indonesia harus membayar denda karena masa sewanya belum habis, tapi sudah tidak membayar sewa lagi,” terangnya saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.
Ia menjelaskan, pesawat Boeing B777 didatangkan tahun 2013 karena Pemerintah ingin maskapai Indonesia memiliki penerbangan langsung ke Eropa sehingga tidak perlu singgah dulu di Singapura, Dubai, dan bandara lainnya. Karena itu, Garuda Indonesia sebagai flight carrier tentu harus menjalankan keinginan tersebut.
Baca juga : Menteri BUMN Dukung Pembentukan Panja Penyelamatan Garuda
Maka diputuskan untuk mendatangkan pesawat berbadan bongsor ini. Padahal, pada waktu armada tersebut didatangkan, sebenarnya landasan (Pavement Classification Number/PCN) di Bandara Internasional Soekarno Hatta tidak kuat menahan aircraft classification number (ACN) B777 secara full load.
“Dan ternyata, penumpang dan kargo yang mau terbang langsung ke Eropa tidak banyak. Jadi, penerbangan pesawat ini tidak memenuhi kualifikasi sesuai rencana bisnis Garuda. Atau bisa dikatakan rugi,” ungkapnya. Akhirnya, sambung dia, armada B777 ini tak hanya beroperasi menuju negara-negara di Eropa.
Baca juga : Kok Bisa Negara Lain Ringan, Di Jepang Omicron Ancam Lonjakan Kematian
Sebab, lebih banyak dipakai untuk penerbangan regional seperti ke Australia, Jepang, Korea, dan Timur tengah. “Padahal untuk rute-rute itu, masih bisa dilayani dengan pesawat A330 yang lebih kecil. Atau untuk domestik harusnya cukup dilayani dengan B737.
Makanya, B777 Garuda itu sebenarnya tidak begitu berfungsi,” imbuhnya. Kini, untuk melayani penerbangan ke Eropa, Garuda Indonesia menggunakan pesawat A330 atau dengan cara codeshare dengan maskapai lain. “Untuk penerbangan di dalam negeri, memang yang paling efisien menggunakan pesawat sekelas B737,” pungkasnya. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.