BREAKING NEWS
 

Diharapkan Makin Banyak Yang Go Public

Kinerja BUMN Moncer Pasca Melantai Di BEI

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 30 Maret 2022 07:30 WIB
Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Dwi belum mau menyebutkan kelima BUMN tersebut. Namun dalam waktu dekat yang bakal listing adalah anak usaha PT Pertamina Persero yaitu, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Sebelumnya diungkapkan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, PGE berencana melantai di bursa saham pada semester I-2022. Ia menyebut, target dana yang terkumpul dari IPO ini bisa mencapai 400 juta-500 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 7,15 triliun.

Rencana IPO ini guna mengembangkan bisnis panas bumi. Khususnya Pertamina dan Indonesia secara umum.

Baca juga : Airlangga Jempolin Brand Kopi Lokal Yang Sukses Melantai Di Bursa & Kuasai Pasar LN

“Karena seperti diketahui, sumber daya panas bumi Indonesia merupakan terbesar kedua di dunia, setelah AS,” ucapnya.

Pengamat pasar modal dari Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada mengatakan, secara bisnis, bisa dikatakan geothermal atau panas bumi merupakan bisnis baru di mata investor. Termasuk juga di dunia industri, di mana EBT (Energi Baru Terbarukan) yang saat ini sedang dikembangkan untuk masa depan.

Dengan asumsi semua industri mengerti akan pentingnya beralih ke EBT, sambung Reza, maka penggunaan geothermal dapat menjadi salah satu pilihan bisnis, memiliki prospek baik.

Baca juga : BRI Dinobatkan Jadi Bank Paling Bernilai Di Indonesia

“Nah, ini menjadi pertimbangan dalam memilih saham di bidang tersebut,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Meski begitu, katanya, sentimen saham PGE kembali ke berbagai faktor yang meliputi aksi IPO nantinya. Ada faktor sentimen, persepsi, underwriter, hingga pihak-pihak tertentu yang memperdagangkan saham tersebut.

“Walau nanti listing PGE akan disambut positif, namun saat berhadapan dengan pasar, sejumlah sentimen tetap mesti diperhatikan,” tuturnya.  [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense