Dark/Light Mode

Airlangga Jempolin Brand Kopi Lokal Yang Sukses Melantai Di Bursa & Kuasai Pasar LN

Jumat, 11 Maret 2022 14:55 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Opening Ceremony Indonesia Premium Coffee Expo Forum 2022, Jumat (11/3). (Foto: Humas Ekon)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Opening Ceremony Indonesia Premium Coffee Expo Forum 2022, Jumat (11/3). (Foto: Humas Ekon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kopi merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan yang mempunyai peran penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia.

Kopi adalah komoditas perkebunan ketiga terbesar, setelah sawit dan karet dengan persentase kontribusi terhadap PDB perkebunan sebesar 16,15 persen.

 

 

Baca juga : Airlangga: NU Berperan Penting Sukseskan Vaksinasi & Bangkitkan Ekonomi

Dengan lebih kurang sebanyak 7,8 juta jiwa yang menggantungkan hidupnya dari perkebunan kopi, Indonesia juga merupakan produsen kopi terbesar ke-4 di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia.

Melalui peran yang cukup penting dan menjanjikan dalam perekonomian nasional, industri kopi mempunyai potensi yang besar untuk terus berkembang di Indonesia.

“Dalam 10 tahun terakhir, industri kopi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yakni sebesar 250 persen,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pidato sambutannya, pada acara Opening Ceremony Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022, Jumat (11/3).

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud menilai, perlu ada terobosan dalam mendorong ekonomi rakyat yang sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi.

Baca juga : KPK Panggil Tersangka Korupsi Proyek Jalan Di Buru Selatan

Seiring dengan tujuan utama diselenggarakannya Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022, yang dirancang menjadi perluasan informasi peta komoditas kopi Indonesia dan stimulator pertumbuhan ekonomi.

“Kemenko Perekonomian menginisiasi pameran dan forum mengenai kopi, yang secara nyata dapat mendorong kinerja dan kolaborasi solid di antara para pemangku kepentingan industri kopi nasional,” ucap Deputi Musdhalifah dalam laporannya kepada Menko Airlangga.

Didukung program acara yang menarik bagi pengembangan industri kopi nasional, Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022 juga membidik perluasan pasar global dengan menjadikan pertemuan G-20 di Bali dan konferensi perubahan iklim COP-27 di Mesir 2022 sebagai rangkaian kegiatan.

Hal ini akan memberikan manfaat bagi perluasan rantai nilai dan strategi pemasaran guna memperkuat trade mark, sekaligus meningkatkan penjualan kopi nasional ke manca negara.

Baca juga : KKP Tangkap Kapal Ikan Asal Malaysia Di Selat Malaka

“Diharapkan, kita bisa mendorong kontribusi komoditas kopi terhadap perekonomian, dan apresiasi kepada beberapa brand kopi lokal yang berhasil melantai di bursa dan juga menguasai pasar di luar negeri,” tutur Menko Airlangga.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.