RM.id Rakyat Merdeka - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) terus mengembangkan Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Salah satunya, dengan melatih dan membina sekitar 50 perempuan di tiga (3) desa, yaitu Desa Jahitan, Desa Muara Dua dan Desa Sembuluh II di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kemudian satu (1) desa, yaitu Desa Long Lees di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Head of Sustainability TAPG Rudy Prasetya mengatakan, pelatihan dan pembinaan dilakukan melalui beberapa jenis usaha, antara lain adalah peternakan ayam broiler, usaha menjahit, dan budidaya ikan lele.
Baca juga : Pemerintah Genjot Pengembangan Kawasan Hortikultura Berorientasi Ekspor
Pemberdayaan perempuan tersebut, menurut lanjutnya, karena perusahaan melihat peran penting mereka dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Dalam hal ini, kaum perempuan dapat menciptakan alternatif sumber pendapatan bagi keluarga melalui wirausaha.
Dengan memberikan kesempatan tersebut, Perseroan yakin dapat membuka akses ekonomi untuk meningkatkan pendapatan mereka sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Baca juga : Genjot Perekonomian Lokal, KKP Bakal Bangun Kampung Bandeng Di Gresik
“Untuk itulah, perusahaan tidak hanya memberi pelatihan berbagai usaha. Kami juga terus melakukan pembinaan dan bimbingan. Dengan demikian, diharapkan usaha yang terbentuk akan mengalami peningkatan berkelanjutan,” ujar Rudy Prasetya, dalam keterangannya, Rabu (30/3).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.