Sebelumnya
Area kerja yang dioperasikan sendiri dengan total kapasitas 672 MW tersebut mencakup Area Sibayak 12 MW, Area Lumut Balai 55 MW, Area Ulubelu 220 MW, Area Kamojang 235 MW, Area Karaha 30 MW, dan Area Lahendong 120 MW.
Selain itu, Pertamina juga melakukan diversifikasi pengembangan geothermal. Yang saat ini tengah berjalan sebagai pilot project adalah green hydrogen yang dikembangkan di Area Ulubelu, dengan target produksi 100 kg per hari dan brines to power yang dikembangkan di Area Lahendong.
Proyek ini memiliki potensi kapasitas 200 MW dari beberapa area kerja lainnya.
Baca juga : Dukung Akselerasi Proyek Strategis Nasional, PIS Dan GRR Tuban Teken HoA Kerja Sama
Dengan menggandeng berbagai pihak, Pertamina juga tengah mengembangkan penerapan CCUS sebagai salah satu strategi perseroan, dalam mengurangi emisi karbon di dua lapangan migas. Yakni Gundih dan Sukowati.
Di samping itu, Pertamina juga sedang mengkaji komersialisasi penerapan teknologi CCUS di wilayah Sumatera.
Pemerintah Indonesia sudah memiliki peta jalan transisi energi, yang tertuang dalam Grand Strategy Energi Nasional.
Dalam peta jalan tersebut, penggunaan energi terbarukan ditargetkan mencapai 23 persen pada tahun 2025.
Pemerintah menyadari pentingnya pendekatan yang bersifat kolaboratif, untuk mencapai tujuan rendah karbon.
Terkait hal ini, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, upaya untuk meningkatkan proyek energi rendah karbon tidak bisa dilakukan sendiri.
Baca juga : Dukung Otomotif Tanah Air, Pertamina Lubricants Gelar Fastron Enduro Street Race
"Kami harap, perusahaan minyak dan gas kelas dunia seperti Pertamina dan Chevron, dapat bermitra untuk memangkas emisi karbon dan mendorong transisi energi sebagaimana yang telah diamanatkan pemerintah Indonesia,” tuturnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.