BREAKING NEWS
 

Pengguna Motor Listrik Makin Banyak

PLN Perbanyak SPKLU Dari Aceh Hingga Papua

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Senin, 20 Juni 2022 07:30 WIB
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Aeropolis, Kota Tangerang, Banten, Rabu (25/5/2022). (ANTARA FOTO/Fauzan/wsj).

 Sebelumnya 
“Sebagai penyedia setrum, saya rasa PLN sudah punya komitmen kuat dalam membangun SPKLU,” terang Fahmy kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Fahmy melihat, tidak akan sulit bagi PLN untuk membangun SPKLU. Karena itu, ia menyarankan, SPKLU tak hanya tersedia di gedung perkantoran, tapi juga di setiap mall dengan menggandeng pihak swasta.

Baca juga : Petugas Haji Berikan Layanan Terbaik Bagi Jemaah Risiko Tinggi

Dia melanjutkan, kontribusi BUMN sangat penting untuk mendorong migrasi dari kendaraan fosil ke kendaraan listrik. Dari catatan Fahmy, sektor transportasi fosil menyumbang 24,64 persen emisi.

Menurutnya, angka tersebut merupakan terbesar kedua setelah industri produsen energi 43,83 persen, disusul manufaktur dan konstruksi 21,64 persen, dan sektor lainnya sebesar 4,13 persen.

Baca juga : Penurunan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Dari UEA Ancam Industri Petrokimia

“Pemerintah sangat serius dalam membangun industri kendaraan listrik di Indonesia. Hal itu terlihat dari ketegasan Presiden Joko Widodo yang melarang ekspor nikel yang harus dihilirisasi, salah satunya untuk menjadi bahan baku pabrik baterai,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mendorong Pemerintah menggencarkan edukasi terkait industri kendaraan listrik. Masyarakat perlu disadarkan akan pentingnya memakai kendaraan listrik.

Baca juga : Dukung Green Tourism, PLN Hadirkan 27 SPKLU Di 5 Destinasi Wisata

Fahmy menyatakan, salah satu solusi untuk mengurangi polusi di Indonesia adalah dengan beralih ke kendaraan listrik yang memiliki banyak manfaat dibandingkan kendaraan konvensional.

“Salah satunya adalah tidak ada emisi, sehingga tidak berkontribusi terhadap pemanasan global di Indonesia,” pungkasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense