BREAKING NEWS
 

Rasio Utang BUMN Susut 4 Persen

Sinyal Positif Ekonomi Indonesia Menggeliat

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 20 Juli 2022 07:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: ANTARA).

 Sebelumnya 
Piter menuturkan, ada BUMN yang terlilit utang akibat kesalahan pengelolaan di masa lalu. Ada juga BUMN berutang untuk mendukung kinerja terkait penugasan dari negara seperti yang terjadi di BUMN Karya.

Menurut Piter, langkah yang diambil masing-masing BUMN dalam melunasi utang berbeda-beda. Misalnya, BUMN Karya yang memiliki banyak aset. Sehingga penjualan aset dapat menjadi langkah efektif untuk menurunkan rasio utang BUMN Karya.

“Beban utang terlalu sulit ditutup dengan pendapatan dari aset. Alhasil, aset harus dikurangi untuk mendapatkan uang demi mengurangi utang. Ini agar cash flow BUMN Karya lebih sehat,” tegasnya.

Baca juga : Bos OJK : Strategi Khusus Presiden Jokowi Saat Pandemi Ampuh Selamatkan Ekonomi Indonesia

Berbeda lagi dengan masalah utang yang dihadapi Garuda Indonesia. Menurut Piter, masalah maskapai nasional ini lantaran kesalahan pengelolaan di masa lalu. Garuda terlilit utang namun minus aset.

“Ini terjadi akibat kebijakan sewa pesawat yang tidak tepat dan transparan. Karenanya, harus ada tambahan dana untuk restrukturisasi. Garuda harus mendapat suntikan modal baru,” ucap Piter.

Bantuan PMN

Baca juga : Menteri Erick Pinter Bikin Stabil Ekonomi Nasional

Sebelumnya, Menteri Erick menjanjikan kucuran Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada 10 BUMN untuk mendukung keuangan perusahaan.

Komisi VI DPR sudah merestui pengajuan PMN itu total sebesar total Rp 73,60 triliun. Pengambilan keputusan dilakukan saat Rapat Kerja dengan Menteri BUMN, Senin (4/7).

“Akan diperhatikan dan kami dalami. Terutama kami akan pastikan bahwa PMN bisa membawa hasil yang baik, tidak sekadar hanya menyandarkan dari keuangan BUMN kepada negara,” sebut Erick.

Baca juga : BMI: Mega Dan Puan Dobrak Batasan Perempuan Di Dunia Politik Indonesia

PMN itu diberikan dengan sejumlah catatan. Di antaranya, BUMN harus menjadi korporasi yang sehat. Dan, bisa memberikan pemasukan yang maksimal ke negara. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense