Sebelumnya
Beberapa dari mereka pun sudah pernah mencoba menggunakan kompor induksi. Hanya saja, pada akhirnya mereka kembali menggunakan kompor gas LPG karena kompor induksi kurang kompatibel untuk budaya memasak di Tanah Air.
Baca juga : Lestari Minta Pemerintah Tak Abaikan Pembangunan Sumber Daya Manusia
"Mereka (kalangan menengah atas) nyaman pakai LPG karena proses memasak yang lebih cepat," tutur Bhima.
Baca juga : Pemerintah Dorong Produsen Susun Road Map Pengurangan Sampah
Untuk itu dia menilai rencana pemerintah untuk melakukan migrasi ke kompor listrik perlu dikaji ulang. Dia khawatir masyarakat yang menjadi sasaran dari program ini juga mengalami hal serupa.
Baca juga : Publik Mau Hasilnya Cepat Diungkap, Biar Cepat Beres
"Saya khawatir uji coba dari penggunaan kompor listrik akan kembali lagi pakai kompor LPG karena memasak lebih cepat," tandasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.