Sebelumnya
Kawasan Lido, diharapkan menjadi lokasi alternatif liburan bagi wisatawan nasional. Saat ini, jumlah wisatawan Indonesia yang ke luar negeri mencapai angka 11,7 juta. Sebanyak 45 persen, untuk berlibur.
Alokasi di KEK Lido mencapai 1,5 juta turis, sehingga bisa menghemat devisa 2,4 miliar dolar AS atau Rp 32 triliun, dan diperkirakan mampu menyerap 30 ribu tenaga kerja dalam 20 tahun ke depan.
Baca juga : Aroma Reshuffle Makin Kuat, Jokowi Dua Kali Sebut Kata Segera
“Outflow investasi di KEK Lido, totalnya mencapai Rp 694 triliun. Realisasi dengan tiga tahap. Saat ini, totalnya akan mencapai Rp 40 triliun. Ini Pak Hary bisa mengangkut sendirian,” ujar Airlangga.
“Pertanyaan berikutnya, berapa yang bisa diangkut Pak Hary ke Ibu Kota Negara? Jadi kalau Bapak Presiden minta yang seperti ini, itu ditugaskan ke Pak Hary saja Pak. Dibangun yang seperti ini di sana,” kata Menko, disambut tepuk tangan hadirin. Presiden dan Hary Tanoe tampak tersenyum.
Baca juga : Pulihkan Ekonomi Korban Kebakaran Plumpang, Relawan Sandi Uno Beri Bantuan
Setelah memperoleh status KEK Pariwisata melalui PP No 69 tanggal 16 Juni 2021, sesuai regulasi, KEK harus memiliki Badan Usaha Pembangun & Pengelola (BUPP), membangun infrastruktur kawasan dan memiliki kesiapan SDM dalam periode paling lambat 3 tahun.
KEK Lido telah berhasil memenuhi seluruh persyaratan itu, dan dinyatakan siap beroperasi pada 8 November 2022. Hanya dalam 1 tahun 5 bulan.
Baca juga : Targetkan Juara Umum, Jokowi awal Tahapan Pemilu Dengan Baik
Mengantongi status itu, pelaku usaha mendapat benefit fiskal berupa bebas PPN, PPnBM, Bea Impor, Cukai dan Tax Holiday untuk PPh Badan selama 10 sampai 20 tahun sesuai besaran investasi.
Ditambah lagi benefit non fiskal yang meliputi masa berlaku HGB 80 tahun, kepemilikan asing, pelayanan izin usaha satu pintu di bawah kewenangan kantor administrator KEK.
Acara peresmian lalu diakhiri dengan penandatanganan prasasti peresmian KEK Lido. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.