BREAKING NEWS
 

Hadapi Puncak Bonus Demografi, BCA Berbagi Ilmu Di 5 PTN

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 3 Mei 2023 14:38 WIB
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kanan). (Foto: Dok. BCA)

 Sebelumnya 
Ia melanjutkan, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian saat ini, tren perkembangan teknologi juga terus bertumbuh dengan pesat.

Tidak dapat dipungkiri, perkembangan teknologi ini telah menimbulkan disrupsi di berbagai sektor, sebagai contoh kemunculan Artificial Intelligence (AI) yang mulai bisa memproduksi fotografi dan musik yang berkualitas internasional. Namun kemunculan AI, juga memberikan peluang yang besar bagi dunia usaha.

Adsense

Jahja berpesan, kreativitas harus terus diasah untuk memanfaatkan perkembangan teknologi (termasuk AI), sehingga memberikan nilai tambah bagi bisnis maupun kehidupan masyarakat.

Sebagai contoh, BCA juga memanfaatkan berbagai macam teknologi untuk mengoptimalkan layanan perbankan BCA untuk nasabah.

Baca juga : Meski AHY Batal Jadi Cawapres Anies, Pengamat Memprediksi Demokrat Bertahan Di KKP

“BCA sudah terapkan untuk AI dan Big Data yaitu computer fusion untuk documentation dan face recognition yang telah digunakan di aplikasi myBCA. Jika dengan face recognition, everything langsung smooth, tidak perlu mengetik user ID dan password,” ujarnya.

Kemudian dari risk and fraud, sambung Jahja, jika dahulu sebelum di-computerize kita perlu memerlukan usaha lebih untuk mengumpulkan data, sekarang bisa cepat.

“Selain itu, dengan AI kita bisa mengkoneksikan data nasabah dengan data kependudukan, sehingga sekarang pembukaan rekening dapat dilakukan secara online,” tambahnya.

Menurut Jahja, faktor penting lainnya dalam memanfaatkan teknologi secara maksimal adalah berorientasi kepada kebutuhan nasabah, terutama harus bisa memproyeksikan kebutuhan nasabah di masa depan.

Baca juga : Juventus Vs Sampdoria, Bianconeri Ompong Di Tengah

Hal ini menjadi kunci penting bagi BCA untuk senantiasa berinovasi dan memberikan pelayanan berkualitas bagi kebutuhan nasabah yang beragam.

Selain itu, BCA Berbagi Ilmu juga memiliki program Student Banking Tour, yang akan mengajak sejumlah siswa belajar materi perbankan sambil melakukan kunjungan langsung ke kantor cabang BCA.

Untuk mendorong pendidikan inklusif dan ramah disabilitas, terdapat juga program “I’m Capable” yang akan memberikan materi terkait keuangan dan pelatihan kepada kaum disabilitas.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn menambahkan, selain berfokus mendukung generasi muda menghadapi puncak bonus demografi, BCA Berbagi Ilmu secara spesial diramu untuk mendukung kemajuan pendidikan yang inklusif demi mencetak SDM unggul di Indonesia.

Baca juga : Pemkab Tangerang Tingkatkan Kapasitas Satpol PP Dan Linmas

“BCA percaya investasi terbaik bagi generasi muda ini adalah dalam bentuk pendidikan, karena itu BCA pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi mereka agar kelak mereka menjadi #GenerasiPastiBisa di masa depan,” ungkapnya.

Rangkaian kuliah umum BCA Berbagi Ilmu mengusung konsep kolaborasi antara Perguruan Tinggi dengan dunia industri. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara (USU), dan Universitas Hasanuddin (UNHAS).

Pada agenda kuliah umum ini, jajaran Direksi BCA akan terlibat memberikan materi kuliah kepada mahasiswa dengan mengangkat beberapa topik diskusi, di antaranya, leadership, financial literacy dan digitalisasi.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense