Sebelumnya
David memastikan, seluruh inovasi tersebut melalui review dan update berkala untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai aturan yang berlaku dan memenuhi aspek K3.
Bahkan, pihaknya turut melakukan indentifikasi risiko bahaya proses, seperti Process Hazard Analysis (PHA), Fault Tree Analysis (FTA) dan Root Cause Analysis (RCA).
“Termasuk dalam menjamin keselamatan kerja rekanan perusahaan, perusahaan menggunakan Contractor Safety Management System (CSMS) untuk mendorong rekanan mengedepankan K3 dalam seluruh aktivitas,” terang David.
Baca juga : PLN Indonesia Power Raih Dua Penghargaan Di Ajang Indonesia Best CSR Awards 2023
Menurutnya, seluruh insan perusahaan didorong untuk meningkatkan budaya K3 dalam aktivitas harian. Sekaligus, berpartisipasi aktif dalam menekan potensi risiko di lingkungan kerja untuk kegiatan yang sifatnya unsafe action, unsafe condition maupun yang berpotensi nearmiss.
Salah satu upaya terbaru, yakni pencanangan komitmen Stop Work Authority (SWA) dalam meningkatkan kesadaran bekerja aman di lingkungan perusahaan.
Penerapan SWA dilakukan melalui lima tahapan SNAPS, yakni Stop, Notify, Assessment, Proceed dan Shared agar perilaku keselamatan di tempat kerja selalu terjaga dengan baik dan ditingkatkan secara berkesinambungan.
Baca juga : KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Sekretaris MA Hasbi Hasan
“Hal ini diharapkan, mampu menjadi pedoman bagi seluruh insan perusahaan untuk saling menjaga dalam bekerja, serta upaya meminimalisasi risiko terkait K3 di lingkungan Pupuk Kaltim,” ujarnys.
David memastikan, Pupuk Kaltim akan terus melakukan peningkatan kinerja K3 dan lingkungan secara optimal, sebagai wujud kepatuhan perusahaan terhadap aturan dengan evaluasi dan pengembangan aspek K3 sesuai tantangan masa kini.
"Peningkatan kinerja K3 yang berkelanjutan, merupakan komitmen utama kami dalam mewujudkan lingkungan kerja aman, sesuai slogan 'Safety is Our Personality' yang diusung dan dijalankan seluruh insan perusahaan," pungkas David. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.