Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sidang Gus Yaqut, Saksi Ceritakan Evaluasi Pelayanan Haji 2024
- KPK Lantik 7 Pejabat, Achmad Taufik Husein Jadi Direktur Penyidikan
- Ditelepon Teddy, Dirut KAI Merapat ke Istana
- Gunung Semeru 6 Kali Batuk-Batuk, Hindari Radius 13 Km Dari Pusat Erupsi
- Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dimulai, Pendaftaran 5-10 November 2026
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,39 persen ke level Rp 17.928 per dolar AS pada awal perdagangan, Rabu (24/6/2026), dibandingkan penutupan sehari sebelumnya yang berada di level Rp17.895 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas juga melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,02 persen, won Korea Selatan melemah 0,13 persen, ringgit Malaysia terkoreksi 0,10 persen, dan baht Thailand turun 0,44 persen.
Baca juga : Dolar AS Menguat, Rupiah Keok Ke Posisi Rp 17.855
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat stagnan di level 101,17.
Terhadap mata uang utama lainnya, rupiah melemah 0,04 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 23.527, stagnan terhadap euro di level Rp 19.844, dan menguat 0,09 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 12.334.
Baca juga : Rupiah Melemah Di Awal Pekan, Tembus Rp 17.813 Per Dolar AS
Pengamat ekonomi dan pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penantian pelaku pasar terhadap hasil evaluasi MSCI yang dirilis pada Rabu pagi (24/6/2026). Sebelumnya, rupiah sempat tertekan setelah MSCI dalam Global Market Accessibility Review 2026menurunkan penilaian indikator Information Flow Indonesia dari positif menjadi negatif.
“Sejumlah catatan yakni terkait transparansi struktur kepemilikan saham publik atau free float, serta indikasi aktivitas perdagangan yang dinilai terkoordinasi dan informasi perusahaan emiten yang sering tidak tersedia secara lengkap dalam bahasa Inggris,” kata Ibrahim dalam riset hariannya, Rabu (24/6/2026).
Baca juga : Masih Tertekan, Rupiah Melemah Ke Level Rp 17.838
Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif, namun berpotensi ditutup melemah pada kisaran Rp 17.850 hingga Rp 17.900 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya