Sebelumnya
“Saya ingin mengajak, ayo masuk investasi Indonesia. Izinnya, insentifnya, Pemerintah yang urus. Kalian cukup membawa teknologi, modal dan sebagian pasar. Selebihnya tanggung jawab saya. Saya yang ngatur,” ucap Bahlil, meyakinkan.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga ikut merayu investor Dubai. Menurutnya, Indonesia menggencarkan peluang investasi dan perdagangan melalui penyelenggaraan Indonesian Invesment Forum in Dubai (IIFD) 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab, pada awal Maret lalu.
Baca juga : Jokowi Rayu Investor Singapura Tanam Modal Di IKN, Ini 4 Keunggulannya...
Perry menyampaikan, tiga alasan penting mengapa investor mancanegara harus berinvestasi di Indonesia dibandingkan di negara lain. Pertama, Indonesia memiliki kinerja ekonomi terbaik pasca pandemi. Fundamental ekonomi Indonesia tergolong kuat dengan akselerasi digitalisasi yang optimal.
“Perekonomian Indonesia lebih stabil dalam moneter dan keuangan, dan ini baik untuk investasi,” ujarnya.
Baca juga : Telah Terbit, Buku Subkultur Mods Pertama Di Indonesia
Kedua, lanjut Perry, kuatnya kebijakan ekonomi nasional. Indonesia sebagai leading economic reform memiliki kepemimpinan kuat pada kebijakan Pemerintah.
Termasuk koordinasi baik antara fiskal dan moneter, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) optimal meredam shock yang mendera ekonomi. Hal itu akan mempermudah investasi dan perdagangan.
Baca juga : Bahlil Gercep Layani Investor Saudi Di IKN
Ketiga, BI mendukung investasi dengan kebijakan berupa bauran kebijakan yang prostabilitas dan pro pertumbuhan untuk mendukung iklim investasi yang baik. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.