Sebelumnya
Di antaranya PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sebagai penyedia sarana, PT LEN Industri (Persero) sebagai penyedia sistem persinyalan, PT Adhi Karya (Persero) sebagai kontraktor dan Pemerintahan Daerah (Pemda-Pemda) terkait yang turut mendukung integrasi angkutan moda transportasi tersebut.
Ia mengakui, pembangunan LRT Jabodebek dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak yang solid demi menghadapi dinamika dan berbagai tantangan yang ada.
Baca juga : ESDM Terbitkan Tarif Pengisian Listrik SPKLU
“Sehingga akan dapat mengejar penyelesaian proyek dengan progres saat ini telah mencapai 98,26 persen,” katanya.
Senada dengan Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga, bahwa LRT atau kereta api ringan yang sedang dibangun di Jakarta ini, merupakan produk yang memiliki spesifikasi INKA, dengan teknologi generasi terbaru.
Baca juga : Bupati Taput Resmikan Jembatan Gantung Soekarno
Melalui PT INKA, kata Arya, Indonesia menangkap alih teknologi dari sebuah proyek infrastruktur, dengan konsep teknologi terbaru di dunia, yaitu LRT tanpa masinis.
“Setiap alih teknologi akan ada konsekuensinya. Sekarang, Indonesia mampu membangun LRT generasi terbaru dan terbaik, yang dibuat oleh perusahaan lokal,” tegas Arya melalui siaran pers, Kamis (3/8) lalu.
Baca juga : Teknologi IVUS Bantu Diagnosis Dan Penanganan Penyakit Jantung Koroner
Ke depan, Indonesia tidak perlu harus impor teknologi jika ingin membangun LRT secanggih LRT Jakarta.
“Masa kita mau impor terus. Kita sudah melakukan pembelajaran. Ini pembelajaran yang mahal. INKA, ke depan semakin jago, membuat LRT yang bagaimana pun, dia sudah siap. Dan, ini teknologi terbaru lagi,” bebernya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.