Sebelumnya
Dengan proyeksi sebagai lima besar perekonomian dunia pada 2045, Indonesia merupakan mitra strategis dalam memperkuat standar dan praktik terbaik OECD.
“Kemitraan dengan Indonesia juga untuk memastikan bahwa no one should be left behind. Hal ini sejalan dengan misi kunjungan Presiden Joko Widodo ke Afrika minggu ini guna menjalin kemitraan dan peluang kerja sama,” kata Airlangga.
Lebih lanjut, dengan menjadi negara OECD, maka Indonesia dapat lolos dari middle income trap atau jebakan negara berpenghasilan menengah seperti yang dilakukan Korea Selatan.
Baca juga : Mentan: Petani Pejuang Ekonomi Indonesia
Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengatakan, kebijakan OECD yang mengutamakan stabilitas ekonomi setiap anggotanya akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian Indonesia.
“Indonesia akan mencapai stabilitas ekonomi. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi kita juga selalu terkendali,” kata Rizal di Jakarta.
Selain menjaga stabilitas ekonomi negara anggotanya, OECD juga mengedepankan faktor reformasi struktural.
Baca juga : Prabowo Sebut Airlangga Sosok Penting Pertumbuhan Perekonomian Indonesia
Rizal mengatakan, faktor itu perlu menjadi catatan penting bagi Indonesia, yakni melalui reformasi yang bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas ekonomi.
“Transparansi dan penerapan standar internasional yang disyaratkan oleh OECD juga dapat meningkatkan kualitas sistem keuangan dan perpajakan Indonesia,” pungkasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 26/8/2023 dengan judul Jamu Perwakilan Negara Anggota OECD, Airlangga Pamer Performa Ekonomi Indonesia Terjaga
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.