Sebelumnya
Pihaknya mengapresiasi minat masyarakat yang begitu tinggi terhadap transportasi massal LRT Jabodebek.
“Hal ini akan semakin mendorong kami dan stakeholder untuk terus membenahi layanan LRT Jabodebek di berbagai sisi,” ungkapnya.
Baca juga : Literasi Rendah Picu Penipuan Keuangan
Ia mengaku, di awal-awal pengoperasian LRT Jabodebek masih terdapat berbagai gangguan.
Joni memastikan, KAI sebagai operator LRT Jabodebek terus berkoordinasi dengan PT INKA (Industri Kereta Api) selaku produsen LRT Jabodebek.
Baca juga : Segera Dibangun! Ini Destinasi Wisata Edukatif Di Samping Masjid Sheikh Zayed Solo
“Kami memohon maaf karena ada gangguan-gangguan selama 3 hari pengoperasian. Untuk mencegah gangguan, pada Rabu (30/8) malam juga telah dilakukan sweeping pada semua kereta sebanyak 12 trainset dan 2 cadangan,” jelas Joni.
Satu hal lagi, imbuh dia, adalah mengenai penyempurnaan sistem.Ia menjelaskan, secara Operational Control Centre (OCC) ini sudah align. Namun ada keluhan masalah pengereman pada saat berhenti yang masih mendadak.
Baca juga : Bawa Aspirasi Warga DKI, Pedagang Layangan Ikut Nyaleg Dari PAN
“Ini kami sempurnakan terus dengan LEN dan Siemens. Karena teknisi Siemens masih berada di OCC di Bekasi Timur dalam rangka penyempurnaan ini,” bebermya.
Ia berharap, masyarakat tetap mau menggunakan LRT Jabodebek. LRT bisa menjadi solusi kemacetan dan polusi di Jakarta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.