Sebelumnya
“Dalam masa konstruksi, setiap pembangunan prasarana dilakukan dengan penuh ketelitian dan pengawasan berlapis,” ujar Eva, melalui siaran pers, Selasa (29/8).
Di samping itu, KA Cepat telah ditetapkan sebagai sebagai Objek Vital Nasional sebelum digunakan oleh masyarakat luas dalam waktu dekat.
“Peningkatan keamanan di layanan Kereta Api Cepat, merupakan hal utama karena kunci utama transportasi umum adalah keselamatan,” katanya.
Ia optimistis, KA Cepat memliki berbagai dampak bagi negara dan masyarakat dalam hal ekonomi, sosial dan budaya.
Baca juga : Kesejahteraan Buruh Sawit Kudu Diperhatikan
Serta dinilai sebagai aset penting bagi negara, sehingga diperlukan kepastian keamanan dalam melaksanakan fungsinya sebagai sistem transportasi kereta cepat modern di Indonesia.
Dengan ditetapkannya KA Cepat sebagai Objek Vital Nasional, kata eva, maka penyelenggaraan pengamanan akan dilakukan berdasarkan prinsip pengamanan internal. Dan ketentuan dalam Peraturan perundang-undangan, di bidang perkeretaapian dan pedoman pengamanan objek vital nasional.
“Ini menjadi penting dan sebagai tanggung jawab kami terhadap negara, untuk melindungi aset bangsa,” sambungnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan, pihaknya berkomitmen menyediakan aksesibilitas agar masyarakat mudah menjangkau stasiun KA Cepat.
Baca juga : Srikandi Ganjar Gelar Pertunjukan Musik Calung Di Kota Bandung
“Kalau dari Kota Bandung ke Stasiun Tegalluar hanya sekitar 15 menit lewat Jembatan Cibiru Hilir. Nanti, juga bisa diakses melalui exit tol KM 151A dan Drop Zone Tol KM 151B yang sedang dipersiapkan,” jelas Dwidayana, melalui siaran pers, Minggu (10/8).
Bahkan, dengan jembatan Cibiru ini, Stasiun Tegalluar juga akan terhubung dengan Stasiun Cimekar sekitar 15 menit dan 20 menit ke Stasiun Gedebage.
Pihaknya juga menyediakan intermoda di Stasiun Tegalluar, seperti shuttle bus menuju Stasiun Cimekar, Commuter Line Bandung Raya dan Commuter Line Garut via Stasiun Cimekar, BRT Trans Metro Pasundan, Damri, serta taksi konvensional dan online.
Termasuk berkolaborasi dengan asosiasi Hotel Bandung, Damri dan pihak Summarecon untuk menghubungkan stasiun Tegalluar dengan pusat-pusat komunitas.
Baca juga : KAI Tingkatkan Keamanan Dan Keselamatan Di Perlintasan Kereta
Dengan kecepatan hingga 350 km per hour, KA Cepat relasi Jakarta-Bandung akan melayani 4 Stasiun yaitu Halim, Karawang, Padalarang dan Tegalluar.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 4/9/2023 dengan judul Ditetapkan Masuk Daftar Objek Vital Nasional, Faktor Keselamatan Syarat Mutlak Operasi KA Cepat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.