Sebelumnya
Di samping itu, pihaknya tetap mengapresiasi fintech karena sudah berada di jalur yang tepat, dengan mengambil porsi yang sangat dibutuhkan oleh UMKM.
“Saya harap, fintech bisa all out dalam mendukung kemajuan UMKM yang berdampak pada penguatan ekonomi nasional,” harapnya.
Baca juga : RI Dan 16 Negara Protes Pemberlakuan UU Anti Deforestasi Uni Eropa
Direktur Eksekutif Forum Komunitas Usaha Mikro Kecil Menengah (Fokus UMKM) Ari Prabowo mengakui, dari 60 juta lebih unit UMKM di Indonesia, secara persentase masih sedikit yang memanfaatkan permodalan melalui fintech. Ini karena minimnya pengetahuan mengenai dunia digital.
Padahal, proses digitalisasi sangat penting karena menjadi salah satu unsur dari komitmen ‘4 go’ Fokus UMKM. Yaitu go legal, go modern, go digital, dan go global.
Baca juga : Di Tahun Ke-4, majoo Buktikan Komitmennya Mendigitalisasi UMKM Indonesia
Untuk itu ia mendukung terobosan-terobosan yang dilakukan fintech, dalam memberikan kemudahan pengajuan pembiayaan kepada UMKM.
“Kami bersama para fasilitator yang ada di 28 provinsi siap berkolaborasi dengan AFPI dan memastikan unsur go digital pada UMKM tersebut berjalan,” tutupnya.
Baca juga : Terima Hibah Mesin Kupas, Produksi Kopi UMKM Binaan Pertamina Meningkat
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 9/9/2023 dengan judul Diimbau Fokus Ke Sektor Produktif, 60% Pembiayaan Fintech Mengalir Untuk Konsumtif
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.