Sebelumnya
Untuk dapat meningkatkan layanan pinjaman bagi UMKM, kata dia, diperlukan komitmen semua pihak untuk membangun ekosistem digital.
Untuk itu, ada beberapa hal yang dibutuhkan fintech saat memberikan pendanaan. Yakni, meliputi konfirmasi kegiatan usaha, monitoring perputaran dana usaha, program pendampingan kegiatan usaha. Termasuk data-data Pemerintah untuk keperluan scoring seperti data BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), pajak dan asuransi kegiatan usaha.
“Dengan adanya informasi utuh tersebut, maka pendanaan UMKM tidak hanya akan meningkat jumlahnya, tetapi juga ragam dan sebaran di daerah di luar Jawa dan Bali,” jelasnya.
Baca juga : RI Dan 16 Negara Protes Pemberlakuan UU Anti Deforestasi Uni Eropa
Berdasarkan data OJK, nilai outstanding pinjaman fintech P2P lending pada Juli 2023 sebesar Rp 55,98 triliun. Angka ini termasuk pembiayaan terhadap UMKM di Tanah Air yang terus mengalami peningkatan dari periode-periode sebelumnya.
Secara keseluruhan, total pinjaman yang telah disalurkan fintech P2P Lending di Indonesia sejak 2018 hingga Juli 2023 mencapai Rp 657,85 triliun.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), Eddy Misero mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan UMKM di Indonesia agar lebih melek digital.
Baca juga : Di Tahun Ke-4, majoo Buktikan Komitmennya Mendigitalisasi UMKM Indonesia
Namun dalam implementasinya, terdapat sejumlah kendala. Salah satunya tingkat literasi yang tergolong rendah.
Ia menilai, hal ini dikarenakan dari segi pendidikan para pelaku UMKM, yang berada di tingkat middle-to-low.
“Perlu upaya bersama agar UMKM bisa masuk ke dunia digital. UMKM, juga harus punya growth mindset saat menghadapi tantangan,” katanya.
Baca juga : Terima Hibah Mesin Kupas, Produksi Kopi UMKM Binaan Pertamina Meningkat
Ia mencontohkan, untuk masuk ke digitalisasi diperlukan tools, yang tentunya membutuhkan modal.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.