Sebelumnya
Lebih Inklusif
Terpisah, Pengamat ekonomi syariah dari Universitas Indonesia (UI) Yusuf Wibisono mengatakan, keberadaan MES sangat berperan dalam mendongkrak pangsa pasar perbankan syariah nasional, agar mampu berkontribusi dalam mempercepat pencapaian target Indonesia sebagai pusat industri syariah global.
Baca juga : Pemerintah Longgarkan Syarat Penerima Subsidi
“Indonesia berambisi menjadi pusat industri keuangan syariah dunia, tapi market share perbankan syariah hanya 7 persen. Hal ini yang perlu diperbaiki,” ujar Yusuf kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Yusuf melihat keyakinan Ketua MES Erick Thohir yang mampu menembus market share perbankan syariah 25 persen, bukan isapan jempol. Hanya saja perlu didorong berbagai faktor. Misalnya, sambung Yusuf, semua lapisan, dari stakeholder, swasta dan masyarakat turut mendukung pertumbuhan produk perbankan syariah.
Baca juga : Piala AFF U-23, Erick Pede Indonesia Tembus Final
Menurutnya, sosok Erick bisa mengakomodir itu semua. Latar belakangnya sebagai pengusaha dan banyak aktif di sektor riil, diharapkan membawa perubahan signifikan pada sektor keuangan syariah. “Komitmennya jelas akan mendorong ini lebih baik. Maka kita tunggu eksekusinya seperti apa,” ucapnya.
Yusuf juga berpesan, ke depan sebaiknya ada peningkatan jumlah industri produk halal dalam negeri, supaya Indonesia mampu mencapai target menjadi pemimpin di kancah global.
Baca juga : Kembali Ditanya Soal Cawapres, Erick Fokus Kerja
Industri produk halal lokal harus ditingkatkan, agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan belanja produk halal. Mengingat selama ini justru dipenuhi oleh industri luar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.