BREAKING NEWS
 

Kembali Dipercaya Nahkodai MES

Erick Pede Perbankan Syariah Tumbuh 25 %

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 4 Oktober 2023 07:20 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Lebih Inklusif

Terpisah, Pengamat ekonomi syariah dari Universitas Indone­sia (UI) Yusuf Wibisono menga­takan, keberadaan MES sangat berperan dalam mendongkrak pangsa pasar perbankan syariah nasional, agar mampu berkon­tribusi dalam mempercepat pen­capaian target Indonesia sebagai pusat industri syariah global.

Baca juga : Pemerintah Longgarkan Syarat Penerima Subsidi

“Indonesia berambisi men­jadi pusat industri keuangan syariah dunia, tapi market share perbankan syariah hanya 7 persen. Hal ini yang perlu diper­baiki,” ujar Yusuf kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Yusuf melihat keyakinan Ketua MES Erick Thohir yang mampu menembus market share perbankan syariah 25 persen, bukan isapan jempol. Hanya saja perlu didorong berbagai fak­tor. Misalnya, sambung Yusuf, semua lapisan, dari stakeholder, swasta dan masyarakat turut mendukung pertumbuhan produk perbankan syariah.

Baca juga : Piala AFF U-23, Erick Pede Indonesia Tembus Final

Menurutnya, sosok Erick bisa mengakomodir itu semua. Latar belakangnya sebagai pengusaha dan banyak aktif di sektor riil, diharapkan membawa perubahan signifikan pada sektor keuangan syariah. “Komitmennya jelas akan mendorong ini lebih baik. Maka kita tunggu eksekusinya seperti apa,” ucapnya.

Yusuf juga berpesan, ke de­pan sebaiknya ada peningkatan jumlah industri produk halal dalam negeri, supaya Indonesia mampu mencapai target menjadi pemimpin di kancah global.

Baca juga : Kembali Ditanya Soal Cawapres, Erick Fokus Kerja

Industri produk halal lokal harus ditingkatkan, agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan belanja produk halal. Mengingat selama ini jus­tru dipenuhi oleh industri luar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense