Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kinerja Perbankan Di Kalimantan Berpotensi Tumbuh Double Digit
Rabu, 8 Maret 2023 08:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan Darmansyah optimistis, kinerja perbankan di wilayah Kalimantan tahun ini mencapai dua digit.
Keyakinan tersebut muncul seiring pertumbuhan perekonomian nasional yang cenderung positif meski masih dibayang-bayangi tekanan global.
Baca juga : Pembangunan IKN Diawali Identifikasi Potensi Bencana
Ia menyebut, pasca pandemi Covid-19, pertumbuhan perbankan di Kalimantan meningkat drastis. Terbukti perekonomian Regional Kalimantan tumbuh 5,97 persen year on year (yoy) pada triwulan- IV tahun 2022, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.
Kontribusi produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Regional Kalimantan Tahun 2022 terhadap PDB nasional, mencapai 9,23 persen. alias naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 8,25 persen.
Baca juga : Kapolri Dorong Optimalisasi Fungsi Logistik
“Kontribusi ini menempati posisi ketiga setelah Sumatera (22,04 persen) dan Jawa (56,48 persen),” rincinya dalam dalam acara Focus Group Discussion (FGD) OJK, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (3/3).
Sepanjang 2022, kondisi perekonomian di Regional Kalimantan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan konributor PDRB terbesar bagi Regional Kalimantan, yaitu sebesar 52,20 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya