RM.id Rakyat Merdeka - Manajemen Lion Air menyatakan, petugas Aircraft Movement Control (AMC) Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu telah meminta maaf kepada seluruh penumpang Lion Air bernomor JT-633 tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang atas keterlambatan terbang pada Rabu (7/11) malam. Penumpang yang semula dijadwalkan berangkat pada pukul 18.20 WIB, terpaksa menunggu hingga 4 jam 28 menit, sebelum akhirnya diterbangkan pada pukul 22.48 WIB.
Baca juga : Nyenggol Tiang Lampu, Lion Nyaris Batal Terbang
Keterlambatan itu terjadi setelah Lion Air mengalami insiden, saat bergerak dari landas parkir (apron) menuju landas hubung (taxiway) di Bandara Fatmawati Soekarno. Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY digerakkan oleh pilot dengan panduan dan petunjuk, serta tanda yang diberikan oleh petugas AMC Bandara. Namun, pada saat pergerakan, lekukan ujung sayap menyenggol tiang koordinat. Alhasil, ujung sayap (wingtip) Lion Air tersebut rusak.
Baca juga : Menteri Airlangga: Aturan Mobil Listrik Terbit Akhir Tahun
"Kami telah menerima dokumen berupa surat pernyataan dari personel AMC, yang bertugas memandu pesawat tersebut. Isinya, berupa permohonan maaf atas terjadinya insiden Lion Air menabrak tiang. Kami juga telah memberangkatkan seluruh penumpang yang berjumlah 143 orang dan 7 kru pesawat, dengan menggunakan pesawat registrasi PK-LHM dan kru yang berbeda. Pesawat mengudara pukul 22.48 WIB dari Bengkulu, dan mendarat di Soekarno-Hatta, Tangerang pada pukul 23.50 WIB," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis. [HES]
Baca juga : Dirut Anyar Jiwasraya Dituntut Mampu Kembangkan Bisnis Digital
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.