BREAKING NEWS
 

Forum CFS Di Roma

Utusan Khusus Presiden RI Beberkan 3 Isu Penting Sistem Pangan Pertanian

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 24 Oktober 2023 15:55 WIB
Forum The 51st Session of the Committee on World Food Security CFS di Roma, Italia, Senin (23/10). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Utusan Khusus Presiden (UKP) Republik Indonesia (RI) Bidang Kerja sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhammad Mardiono menekan tiga isu, terkait sistem pangan pertanian termasuk transformasi sistem pangan, status ketahanan pangan dan gizi, serta transformasi agrifood systems di Indonesia dalam forum The 51st Session of the Committee on World Food Security (CFS) di Roma, Italia, Senin (23/10).

Dalam pertemuan CFS untuk agenda bertajuk Coordinated Policy Responses to the Global Food Crisis and The State of Food Security and Nutrition in the World (SOFI) 2023: Urbanization, agrifood systems transformation and healthy diets across the rural–urban continuum, Mardiono mengusung tiga isu penting terkait sistem pangan dan praktik baik Indonesia saat menghadapi tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Baca juga : Silaturahmi Dengan FKPPI, Ibas Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

”Hal pertama, sistem pangan pertanian harus bersifat holistik, saling terkait, dan multisektoral, sehingga tata kelolanya harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan dengan sinergi kebijakan di tingkat lokal, regional, dan nasional,” kata Mardiono dalam keteranganya, Selasa (24/10/2023).

Ia menekankan, transformasi sistem pangan Indonesia yang bertujuan untuk menciptakan sistem pangan yang bergizi, inklusif, adil, berkelanjutan dan kuat, serta dibangun oleh sistem pangan lokal berdasarkan potensi lokal.

Baca juga : Pesan Presiden Di HUT TNI: Lakukan Pengadaan Alutsista Dengan Bijak

“Dalam penanganan krisis pangan, pemerintah Indonesia fokus pada perlindungan kelompok rentan, termasuk keluarga petani dan nelayan, melalui dukungan stabilisasi pasar dan perlindungan sosial,” katanya.

Kemudian isu kedua terkait upaya Indonesia yang selama ini telah mencapai kemajuan penting dalam peningkatan status ketahanan pangan dan gizi.

Baca juga : Kementan Dorong Pengembangan Pertanian Organik

Indonesia dapat menjamin ketersediaan pangan bagi 273 juta masyarakat Indonesia dan meningkatkan akses terhadap pangan yang lebih bergizi, aman, memadai, dan sehat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense