BREAKING NEWS
 

Pemerintah Didorong Genjot Produksi Baterai

Subsidi Motor Listrik Masih Sepi Peminat

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 5 Desember 2023 07:20 WIB
Pengamat dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Sebelumnya, Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), yang juga merangkap sebagai Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim, Erick Tho­hir mengungkapkan pandangan serupa.

Menurutnya, lambatnya sera­pan subsidi motor listrik akibat terbatasnya stok baterai untuk ken­daraan roda dua. Apalagi, pasar motor listrik secara global tidak sebesar di wilayah Indonesia.

“Artinya, kalau bicara baterai motor, itu populasi lebih kecil lagi dibandingkan untuk mobil,” ujar Erick, di Jakarta, Jumat (24/11).

Baca juga : Kita Siap Jadi Produsen Kendaraan Listrik Dunia

Untuk itu, Pemerintah sangat terbuka apabila ada pihak-pihak yang berminat untuk berinvestasi pada sektor baterai motor listrik di Indonesia.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini menilai, dengan masuknya in­vestasi pada sektor tersebut, maka akan dapat memenuhi kebutuhan baterai untuk konversi motor konvensional ke motor listrik.

“Makanya, kami mengundang kalau ada yang mau investasi ba­teri motor kita sangat terbuka,” ucapnya.

Baca juga : Mentan Genjot Upsus Percepatan Produksi Padi Dan Jagung Di Jatim

Bahkan, Pemerintah telah me­nyiapkan regulasi turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) No­mor 55 Tahun 2019, tentang Per­cepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Mantan bos Klub Inter Milan itu menuturkan, dengan adanya regulasi turunan tersebut, di­harapkan dapat menggenjot konversi motor konvensional ke motor listrik.

Adsense

Regulasi ini, kata dia, nantinya akan memuat ketentuan terkait baterai yang akan digunakan pada program konversi motor listrik.

Baca juga : Kementan Ajak Semua Pihak Genjot Produksi Padi Dan Jagung

“Itulah kenapa, nanti di Per­pres ada turunannya, solusi untuk bagaimana perubahan dari motor sebelumnya jadi motor listrik, jenis baterai seperti apa. Tapi kan baterai sendiri belum ada,” bebernya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense