BREAKING NEWS
 

RPN Dukung Teknologi Microsatellite Pada Komoditas Strategi Nasional

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 26 Maret 2024 15:14 WIB
PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk Mewujudkan Tata Kelola yang Berkelanjutan, Selasa (26/3/2024). (Foto: Dok. RPN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan unggulan di Indonesia. Areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang cukup luas, memerlukan sarana monitoring yang efektif dan efisien.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam menyajikan data luasan maupun produksi kelapa sawit yang akurat, diantaranya terkait penundaan evaluasi perizinan perkebunan kelapa sawit serta peningkatan produktivitas kelapa sawit, kebijakan satu data Indonesia, dan kebijakan satu peta.

Monitoring areal yang cukup luas memungkinkan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi satelit.

Salah satu teknologi satelit yang berkembang saat ini adalah teknologi microsatellite.

Teknologi microsatellite berpotensi untuk diaplikasikan mengingat waktu dan biaya pembuatannya yang relatif lebih murah.

Baca juga : Dengan Teknologi Digital, Tenaga Kesehatan Mampu Berikan Pelayanan Terbaik

Kemampuan microsatellite untuk memotret ( revisit ability) setiap hari dengan sensor multispectral menjadi sarana yang potensial dan nilai positif untuk meng- cover seluruh areal perkebunan kelapa sawit Indonesia yang berada di daerah tropis dengan tutupan awan sepanjang tahun.

Sebagai langkah awal untuk menjajaki potensi aplikasi teknologi microsatellite khususnya untuk perkebunan kelapa sawit, PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Potensi Aplikasi Teknologi Microsatellite pada Komoditas Strategis Nasional untuk Mewujudkan Tata Kelola yang Berkelanjutan”.

Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Direksi PT Riset Perkebunan Nusantara, Selasa (26/3/2024) ini menghadirkan narasumber dan peserta dari berbagai instansi diantaranya: Pusat Riset Teknologi Satelit, Hokkaido University, PT Riset Perkebunan Nusantara, Badan Informasi Geospasial, Direktur Jendral Perkebunan, Badan Pusat Statistik, Holding Perkebunan Kelapa Sawit, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Pada FGD ini para narasumber membahas mengenai standing position data kelapa sawit Indonesia, pemanfaatan teknologi satelit di Indonesia.

Adsense

Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Iman Yani Harahap mengatakan, pada PGD ini dibahas pula gambaran dan aplikasi teknologi microsatellite khususnya di bidang pertanian, kebutuhan sumber data terpercaya untuk monitoring perkebunan khususnya kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional.

Baca juga : Edukasikan Transaksi Multilateral, Langkah Strategis ICDX

"Akurasi pemanfataan data satelit untuk sensus pertanian, dan Kendala yang dihadapi untuk monitoring industri kelapa sawit Nasional dalam upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit nasional," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (26/3/2024).

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding jug memaparkan mengenai precision agriculture di lingkup PT Perkebunan Nusantara Holding.

PT RPN telah mengembangkan berbagai advance technology di bidang Kelapa sawit.

Pada kesempatan ini PT RPN memaparkan mengenai teknologi penginderaan jauh dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa data yang diperoleh dari citra satelit dapat dimanfaatkan untuk Palm Counting, monitoring hama dan penyakit tanaman, serta kadar hara daun tanaman.

Baca juga : Wakil Jaksa Agung: Reformasi Birokrasi Salah Satu Prioritas Pembangunan Nasional

Iman mengatakan, penggunaan Lidar memungkinkan untuk dimanfaatkan dalam mengukur tinggi tanaman kelapa sawit. Penggunaan tinggi tanaman dapat dimanfaatkan untuk pengklasifikasian kelas umur tanaman.

Menurutnya, hal ini perlu dukungan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan tinggi tanaman terhadap kelas umur berdasarkan varietas tanaman.

Pemanfaatan teknologi Microsatellite untuk monitoring dan akuisisi data pertanian khususnya kelapa sawit sangat mungkin untuk diterapkan.

"Kolaborasi PT RPN dan berbagai institusi melalui FGD Microsatellite ini diharapkan seluruh pihak dapat memajukan pertanian khususnya di komoditi kelapa sawit, serta dapat mendukung kebijakan satu data dan satu peta yang dicanangkan pemerintah " ujar Iman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense