Sebelumnya
Pemerintah Australia menilai, sektor pendidikan menjadi kunci terjalinnya hubungan diplomatik Indonesia-Australia selama 75 tahun. Melalui pendidikan, hubungan kedua negara menjadi lebih baik karena hadir saling pengertian antar warganya atau relasi people to people.
Gubernur Jenderal Australia, David Hurley, mengungkapkan bahwa koneksi Indonesia dan Australia bisa berjalan berdampingan karena peran hubungan antar warga kedua negara yang bisa menentukan kesuksesan tujuan kedua negara ini di masa depan.
“Alumni Australia di Indonesia itu membentuk masa depan Indonesia,” jelas Hurley dalam acara Australian Alumni Gala Dinner: Perayaan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Australia - Indonesia.
Baca juga : 90 RW Di Jaksel Kumuh
Hurley menambahkan, Indonesia akan mengalami bonus demografi tahun 2040 dengan jumlah warga yang tembus 300-an juta, dan Australia bisa mendukung hal ini dengan kerja sama pendidikan.
“Pendidikan berdampak luar biasa terhadap kerja sama kedua negara melalui masyarakatnya. Orang Indonesia banyak yang berkuliah di Australia dan mahasiswa Australia juga ada yang magang di sini melalui skema Colombo Plan,” terangnya.
“Colombo Plan membentuk pola kerja sama kedua negara, belum lagi pertukaran pemuda Australia-Indonesia, termasuk pertukaran Muslim kedua negara yang hangat dan menumbuhkan optimisme,” imbuh Hurley.
Baca juga : Coppa Italia, Si Nyonya Tua Raih Gelar Ke-15
Colombo Plan, disebut Hurley, adalah cikal bakal beasiswa Australia Awards, yang diluncurkan di Indonesia tahun 1963. Hingga kini Australia Awards telah menerima 20 ribu pendaftaran per tahun.
Salah satu penerima pertama beasiswa Colombo Plan ini adalah mantan Wakil Presiden Indonesia Boediono yang berkesempatan untuk belajar di University of Western Australia.
“Mengetahui betapa penting hubungan terjalin melalui studi dan pertukaran pelajar untuk mendapatkan pengalaman, sangat penting untuk memperdalam hubungan di bidang keamanan hingga kesejahteraan kedua negara,” jelas Hurley.
Baca juga : Duo Srikandi Melaju Mulus
Selain Airlangga Hartarto, Acara Gala Dinner itu dihadiri oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury, dan beberapa pengusaha seperti Chairul Tanjung dan Alvin Sariaatmadja. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 17 Mei 2024 dengan judul "Kerja Sama IA-CEPA Beri Dampak Signifikan Volume Perdagangan RI-Australia Naik 90 Persen"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.