BREAKING NEWS
 

Kemenko Perekonomian Dan Surveyor Indonesia Kolaborasi, Siapkan Dasbor Nasional Data

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 23 Mei 2024 06:28 WIB
Kemenko Perekonomian dan Surveyor Indonesia menggelar sosialisasi persiapan uji coba Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan, upaya memiliki dasbor informasi. (Foto: Dok. Surveyor Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian bersama PT Surveyor Indonesia (SI) menggelar sosialisasi persiapan uji coba Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan, sebagai salah satu upaya untuk memiliki dasbor informasi dan data komoditi strategis yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri Tim Ahli Dasbor Nasional Informasi dan Data Komoditi Berkelanjutan Indonesia Kemenko Perekonomian Diah Suradiredja, Wakil Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) M. Zein, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PTSI Lussy Ariani Seba, Direktur Komersial PTSI Saifuddin Wijaya dan Direktur PT Sinarmas Agro Resources and Technology Tbk Agus Purnomo.

Tim Ahli Dasbor Nasional Informasi dan Data Komoditi Berkelanjutan Indonesia Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Diah Suradiredja mengatakan, membentuk inisatif penyiapan Dasbor Nasional Data dan Informasi Berkelanjutan melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No. 178 tentang Komite Pengarah Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan Indonesia.

Surveyor Indonesia ditunjuk sebagai penanggung jawab atas pengembangan sistem ketertelusuran rantai pasok komoditi berkelanjutan.

Baca juga : Begini Skenario Timnas Indonesia Lolos Ke Piala Dunia 2026

Diah mengungkapkan, pentingnya pengembangan dasbor ini dan peran Surveyor Indonesia di dalamnya.

“Pengembangan National Dashboard adalah kebutuhan Indonesia untuk menjawab semua regulasi hijau secara global. PT Surveyor Indonesia diamanahkan untuk mengembangkan sistem dari dasbor tersebut dan dapat kami katakan bahwa progressnya sudah sangat cepat," ujarnya, melalui siaran pers, Rabu (22/5/2024).

Di kesempatan yang sama, Direktur SDM PTSI Lussy Ariani Seba menerangkan, ruang lingkup tanggung jawab perseroan meliputi penyiapan dan pengembangan sistem Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan Indonesia.

Adsense

Lalu, penyiapan pelaksanaan uji coba sistem dasbor nasional dan menyiapkan laporan kepada Komite Pengarah, serta bekerja sama dengan kementerian atau lembaga teknis terkait data dan informasi komoditi berkelanjutan Indonesia.

Baca juga : Teken MoU, Surveyor Indonesia Dan KIMA Dukung Kawasan Industri Makassar Berstandar Internasional

Menurutnya, upaya ini merupakan respons atas arah kebijakan dan tantangan pasar global.

“Sebagai solusi dan upaya dalam merespons arah kebijakan dan tantangan pasar global, kami mengembangkan sistem ketertelusuran komoditas nasional yang di dalamnya termasuk aktivitas pengumpulan dan manajemen data, pemetaan, registrasi, ketertelusuran petani atau pekebun yang relevan dengan komoditas kelapa sawit, kopi, coklat dan karet," kata Diah.

 Ke depannya, akan dilakukan uji coba aksesibilitas untuk menguji dan memperkuat aspek dan fitur sistem penelusuran yang penting bagi para actor rantai pasok industry komoditas.

"Upaya ini juga sangat bergantung pada kolaborasi dan keterlibatan aktif dari pihak-pihak yang berkepentingan,” katanya.

Baca juga : Salurkan Bansos, Pos Indonesia Pakai Jurus Door To Door

Sebagai informasi, pada kegiatan sosialisasi ini juga dilaksanakan penandatangan Non-Disclosure Agreement (NDA) antara Surveyor Indonesia dan PT Sinarmas Agro Resources dan Technology Tbk, sebagai simbolis penggerak bagi pihak swasta ataupun pengelola komoditas untuk turut serta dalam penerapan dan pemanfaatan penuh Dasbor Nasional Komoditas Berkelanjutan.

Terpisah, Direktur Utama PTSI Sandry Pasambuna mengungkapkan, pada Senin (20/5/2024) lalu, sudah dilakukan pertemuan terkait kolaborasi dengan kementerian atau lembaga teknis, yaitu dengan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Prayudi Syamsuri.

Sandry menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, dibahas soal pengembangan sistem traceability komoditas perkebunan sebagai bagian dari upaya bersama.

"Tentunya, ini untuk memperbaiki tata kelola data komoditas kelapa sawit, kakao, karet dan kopi dalam menghadapi regulasi pasar global, seperti EUDR (European Union on Deforestation-free Regulation)," tegas Sandry.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense