Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan pemberian bantuan sosial (bansos) tunai program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bansos eksisting dari Kemensos ini, juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia sebagai penyalur.
Dalam menjalankan amanah penyaluran bansos tunai, Pos Indonesia menerapkan tiga metode yaitu penyalurandi kantor pos, komunitas, dan diantarkan langsung ke rumah KPM atau dikenal dengan home visit atau door to door. Khusus untuk pengantaran langsung ke rumah hanya bagi KPM yang sedang sakit, lansia, dan disabilitas.
Salah satu KPM yang merasakan manfaat pengantaran langsung ke rumah ialah Iwan Darmawan. KPM dari Bandung, Jawa Barat, ini sedang sakit sehingga tidak bisa beraktivitas normal. "Kondisi saya saat ini tidak bisa beraktivitas, jadi dapat bantuan dari Pos sangat bermanfaat sekali bisa menunjang ekonomi saya. Kehidupan saya bisa lebih baik," ucap Iwan.
Iwan menerima bansos Program Sembako Rp 600 ribu. Uang tersebut digunakannya untuk makan dan membeli obat-obatan. "Bantuan ini dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli obat untuk saya," katanya.
Baca juga : Salurkan Dana Pensiun, Asabri Gaet Pos Indonesia
Atas kepedulian pemerintah dan Pos Indonesia terhadap rakyat kecil seperti dirinya, Iwan sangat bersyukur dan mengapresiasi kerja Pos Indonesia.
KPM lain dari Bandung, yaitu Tika, juga merasakan manfaat dari layanan pengantaran bansos tunai ke rumah oleh petugas Pos Indonesia. "Saya terbantu sekali bansosnya diantarkan langsung ke rumah. Persyaratan hanya menunjukkan KTP dan KK yang asli," ucap Tika.
Tika bersyukur menerima uang bansos Program Sembako senilai Rp 600 ribu. Walau nominalnya tak terlalu banyak, uang tersebut mampu mencukupi kewajiban membayar biaya sekolah anak.
Kesuksesan penyaluran bansos hingga diterima oleh KPM yang berhak ini tak lepas dari kontribusi para pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Mereka bertugas mensosialisasikan penyaluran bansos kepada KPM sekaligus mendampingi saat pencairan dana bansos.
Baca juga : Netizen Luar Negeri Iri Nih…
"Koordinasi dengan pihak Pos terjalin baik sekali sejak bansos diturunkan kepada pihak Pos. Saya selalu berkoordinasi sampai bantuan tiba di tangan KPM," kata Pendamping TKSK Kecamatan Bandung, Rini Nurdiani.
Proses pendampingan dilakukan mulai dari pengumuman rencana penyaluran bansos hingga hari pengambilan bansos di kantor pos, di komunitas, maupun diantarkan langsung ke rumah KPM.
"Tugas saya sebagai pendamping TKSK khususnya di bantuan sosial ini, kami mendampingi KPM dari pemberian barcode sampai pengambilan di kantor pos. Saya juga mendampingi KPM yang tidak bisa mengambil ke kantor pos atau door to door,” ujarnya.
Rini mengapresiasi layanan pengantaran bansos ke rumah KPM. Dengan adanya layanan tersebut KPM yang berhalangan datang ke kantor pos tidak perlu khawatir dana bansos yang menjadi haknya akan hilang.
Baca juga : Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas
Petugas Pendamping PKH Esthi Styasari juga memberikan apresiasi kepada Pos Indonesia karena mampu berkoordinasi dengan baik. "Koordinasi dengan PT Pos berjalan baik. Kita selalu berkoordinasi kalau ada pencairan penyaluran bansos oleh PT Pos. Pelayanan cukup baik," kata Esthi.
Selama pengambilan bansos di kantor pos, Esthi menjelaskan prosesnya berjalan lancar dan cepat. "Sejauh ini cukup puas, tidak ada permasalahan. Pos sudah menyalurkan dengan baik. Pelayanan Pos cepat. Kalau KPM terlambat, tidak datang saat penyaluran, masih ada waktu pencairan di hari selanjutnya," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya