BREAKING NEWS
 

Gandeng Pemda Banyumas

PLN EPI Olah Sampah Jadi Biomassa Co-firing PLTU

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Kamis, 4 Juli 2024 17:11 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Subholding Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyepakati kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dan PT Sinergi Energi Utama dalam pengolahan sampah di Kabupaten Banyumas.

Sampah tersebut bakal diolah menjadi bahan baku co-firing biomassa.

Langkah ini merupakan wujud nyata sinergi lintas stakeholder dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060 atau lebih cepat.

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Pejabat Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, Direktur Utama PT Sinar Energi Utama beserta Direktur Biomassa PLN EPI Antonius Aris Sudjatmiko di Jakarta, pada Selasa (2/7/2024).

Baca juga : PLN IP Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Bahan Cofiring PLTU Bengkayang

Pejabat Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro mengungkapkan, Banyumas memiliki cara sendiri dalam mengelola sampah, di mana Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Banyumas sudah dilengkapi mesin pemilah sampah.

Mesin ini akan memisahkan antara sampah organik dan anorganik yang dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan hasil akhir berupa pupuk kompos, paving, bata, biji plastik, dan juga bubur sampah organik sebagai bahan baku biomassa.

Beragam hasil akhir sampah ini sangat membantu biaya operasional KSM dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam bentuk restribusi.

Untuk itu Pemkab Banyumas menyambut baik kerjasama ini, di mana PLN EPI akan memanfaatkan bubur sampah, yang merupakan salah satu produk hasil pengolahan sampah di Banyumas, sebagai biomassa untuk Cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Baca juga : Gula Aren Banyumas Jadi Bahan Masakan Restoran di Belanda

Direktur Utama PT Sinar Energi Utama Taufiqqullah Ande, selaku offtaker sampah di Banyumas siap melakukan pengolahan lebih lanjut sehingga bubur sampah tersebut memenuhi persyaratan biomassa untuk cofiring di PLTU.

"Hal ini akan sama-sama menguntungkan semua pihak. Yakni, berkurangnya sampah Banyumas, penurunan emisi dari tumpukan sampah, meningkatkan perekonomian lokal dan peningkatan penyediaan biomassa oleh PLN EPI," ujar Ande.

Adsense

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara menegaskan bahwa perseroan berkomitmen penuh dalam mencapai transisi energi melalui peningkataan utilisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis sumber daya setempat.

Salah satunya, dengan mengolah sampah yang sejauh ini terus menjadi permasalahan di Kabupaten/Kota untuk diolah menjadi co-firing biomassa.

Baca juga : Gandeng Mitra Binaan BSSM, PLN IP Priok Gelar Senam Sinergi dan Coastal Clean Up

”Kami sangat mengapresiasi langkah sinergi ini, proses lanjutan dari salah satu produk olahan sampah menjadi biomassa," ujarnya.

Kegiatan ini, kata dia, tentunya akan memiliki peran ganda yang tidak hanya menangani problematika sampah, tapi juga mampu menurunkan emisi di dua sisi.

Yaitu, dari tumpukan sampah dan dari pengurangan porsi batu bara di PLTU.

Iwan menegaskan, bahwa upaya utilisasi hasil olahan sampah menjadi biomassa akan terus disinergikan perseroan bersama Pemerintah Daerah yang telah melakukan pengolahan sampahnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense