RM.id Rakyat Merdeka - PT Deu Calion Futures (DCFX) secara resmi berganti nama menjadi PT Dupoin Futures Indonesia.
Pergantian nama ini disebut menjadi strategi perusahaan untuk memperkuat brand serta positioning di Indonesia.
“Kami ingin identitas baru ini dapat mencerminkan nilai, visi dan komitmen dalam memberikan layanan kepada para nasabah. Kami meyakini pergantian nama ini akan meningkatkan kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat brand “Dupoin” sebagai pialang berjangka yang terdepan, terpercaya, dan tercanggih di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Dupoin Futures Indonesia Rita Sagita, Senin (15/7/2024).
Rita menambahkan, pergantian nama dan merek ini merupakan langkah yang diambil oleh Dupoin untuk ekspansi secara global.
Baca juga : 15 Tersangka Pungli Di Rutan KPK Segera Diadili
Kehadiran Dupoin di industri keuangan secara global perlu dilakukan untuk memperkuat entitas pialang berjangka yang terkemuka dan terpercaya.
Lebih lanjut Rita mengatakan, perubahan nama ini juga dilakukan untuk meningkatkan terobosan pada trading technology melalui sistem yang telah diperbaharui.
Dupoin menggunakan sistem trading dari ActsTrade. Sistem ActsTrade dilengkapi berbagai fitur seperti chart analysis yang lengkap, berbagai info ter-update seputar market, video edukasi, dan dapat mengatur akun trading.
Klien Dupoin juga akan menggunakan MetaTrader 5 untuk melakukan trading. MetaTrader 5 merupakan aplikasi trading yang sudah sangat populer di dunia.
Baca juga : Ketua MPR Heran, Masalah S2 dan S1 Sebelum Berlaku UU Dikti Masih Digoreng
MetaTrader 5 dilengkapi berbagai tools trading komprehensif yang dapat dikombinasikan dengan expert advisord untuk mendukung pengalaman trading yang nyaman. Selain itu MetaTrader 5 juga sangat aman untuk para nasabah.
Rita mengatakan pergantian nama dan logo perseroan ini berlaku efektif mulai 15 Juli 2024. Pergantian ini ditandai oleh pembaruan pada domain website dan aplikasi menjadi “Dupoin’.
Rita menegaskan, perubahan nama ini tidak akan mempengaruhi layanan dari nasabah sebelumnya. Seluruh nasabah dapat melakukan transaksi seperti biasa.
Ia berterima kasih atas kepercayaan klien dan semua pihak yang telah mendukung selama ini.
Baca juga : Elektabilitas Tinggi, Kaesang Berpeluang Besar Menang Di Pilgub Jawa TengahÂ
“Kami terus melakukan inovasi sejak awal berdiri di Indonesia. Kami berhasil mencatatkan nilai transaksi lebih dari 103 Billion USD sejak 2021. Selain itu, telah ada lebih dari 200 ribu yang mendaftarkan dan lebih dari 17.000 klien yang telah melakukan trading," pungkas Rita.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.