BREAKING NEWS
 

Capai Indonesia Emas 2045

Airlangga Gencarkan Tiga Mesin Ekonomi

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Rabu, 7 Agustus 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Instagram airlanggahartarto_official)

 Sebelumnya 
Pemerintah juga mendorong kebijakan hilirisasi industri un­tuk meningkatkan nilai pereko­nomian nasional dan mendukung sektor teknologi dan manufaktur, termasuk komponen kendaraan listrik (Electric Vehicle).

Airlangga bilang, Indonesia sedang mempercepat pengem­bangan ekosistem industri se­mikonduktor sebagai mesin perekonomian baru, meliputi pengintegrasian aset penting seperti mineral, teknisi terampil dan energi terbarukan, ke dalam industri chip global.

Termasuk pengembangan Batam dan Bintan sebagai Ka­wasan Ekonomi Khusus (KEK) semikonduktor, yang didukung oleh kebijakan yang tepat sasa­ran, insentif fiskal, energi bersih, dan peleburan mineral.

Butuh Kolaborasi

Baca juga : Monas Bakal Dipoles Lebih Hijau Dan Ikonik

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui, masih banyak pekerjaan rumah bagi Indonesia meski pertumbuhan ekonomi tetap resilient.

“Pertumbuhan ekonomi In­donesia yang terjaga di kisaran 5 persen di tengah berbagai guncangan dunia, perlu diak­selerasi menjadi 6-8 persen per tahun untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Sri Mulyani.

Menurutnya, akselerasi per­tumbuhan ekonomi tinggi ini mensyaratkan keberlanjutan reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas, serta tranformasi ekonomi yang telah konsisten dilakukan dalam 10 tahun terakhir.

Baca juga : Tim Ayam Jantan Dihadang Matador

“Cita-cita besar mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 mem­butuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh komponen bangsa,” katanya.

Selain itu, kesinambungan seka­ligus perbaikan kebijakan menjadi kunci bagi keberhasilan pencapa­ian visi Indonesia Emas 2045.

“Kita tidak bisa lagi bergan­tung pada kebijakan yang ber­sifat business as usual,” tegas Sri Mulyani.

Baca juga : Lengser, Hasina Kabur Ke India Naik Helikopter

Pasalnya, Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebi­jakan Fiskal (KEM-PPKF) harus menjaga daya tarik investasi dengan terus menjaga stabilitas dan prediktabilitas, memper­baiki pemerataan serta harus berkelanjutan. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 7 Agustus 2024 dengan judul "Capai Indonesia Emas 2045, Airlangga Gencarkan Tiga Mesin Ekonomi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense