Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Tuan rumah Prancis berhasil lolos ke babak final Olimpiade Paris 2024, setelah menyingkirkan Mesir 3-1 di babak semifinal di Stadion Decines-Charpieu, Lyon, dini hari kemarin. Selanjutnya, Tim Ayam Jantan akan berjumpa Spanyol di partai puncak.
Duel Les Bleus melawan The Pharaohs -julukan Mesir berlangsung cukup ketat. Prancis mencoba aktif menyerang sejak menit pertama. Pasukan Les Bleus menghasilkan membuka peluang, namun masih bisa dimentahkan kiper dan lini pertahanan Mesir.
Pertandingan berjalan cukup hidup dengan saling tukar serangan. Prancis memiliki peluang terbaik pada babak pertama melalui sundulan Loic Bade yang membuat bola mengenai tiang gawang.
Baca juga : Positif Doping, Atlet Yunani Dipulangkan!
Setelah skor imbang tanpa gol pada babak pertama, Prancis menghadirkan penampilan yang lebih menekan pada babak kedua. Tak cuma menyerang, Prancis juga mengurung pertahanan Mesir dan benar-benar dibuat kesulitan merancang serangan.
Mesir unggul lebih dulu lewat gol yang diciptakan Mahmoud Saber yang memanfaatkan bola mentah pada menit ke-62.
Prancis kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-83. Sebuah kerja sama yang baik ditampilkan lini serang Prancis, hasil kerjasama Michael Olise yang dituntaskan Jean Philippe Mateta sehingga skor menjadi 1-1.
Baca juga : Dijemput Pebisnis Di Bandara Soetta
Pertandingan berlanjut ke babak extra time. Satu menit lebih sedikit pada babak tambahan, Fayed mendapat kartu kuning kedua. Mesir pun harus bermain dengan 10 orang. Prancis memimpin 2-1 pada menit ke-99. Mateta mencetak gol kedua dengan memanfaatkan assist dari Killian Sildillia yang berawal dari serangan bola mati.
Keunggulan Prancis bertambah pada menit ke-107. Michael Olise menuntaskan kerja keras Desire Doue yang sampai jatuh dan terkena hantaman bola. Skor 3-1 menjadi hasil akhir laga yang memastikan Prancis melangkah ke final Olimpiade 2024 menghadapi Spanyol.
Prancis tercatat pernah memenangkan medali emas sepak bola putra pada edisi Los Angeles 1984, sementara Spanyol pada edisi Barcelona 1992, atau ketika menjadi tuan rumah.
Baca juga : Persiapan Rapat Kabinet di IKN, Meja & Kursi Dikirim dari Jakarta, Diangkut Hercules
Meskipun begitu, Spanyol unggul atas Prancis dalam intensitas tampil di partai final Olimpiade, karena La Roja tercatat pernah sebanyak empat kali (1920, 1992, 2000, 2020), sementara Prancis baru dua kali (1900, 1984).
Pelatih Prancis, Thierry Henry mencetak sejarah dengan membawa Prancis untuk kali pertama dalam periode 40 tahun mentas di final Olimpiade 2024.
“Malam yang luar biasa. Semua pujian untuk para pemain. Mesir tampil sangat baik hari ini tetapi kami tidak pernah berhenti mengejar kemenangan dan para penggemar mendorong kami untuk terus maju,” tutur Thierry Henry usai laga.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya